SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
Melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI menugaskan setiap kader untuk merekrut sedikitnya 500 anggota baru sebagai bagian dari target besar penguatan basis partai.
Ketua Harian PSI Ahmad Ali menegaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari target nasional PSI untuk meraih 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA). Ia menekankan seluruh kader, baik yang berencana maju sebagai calon legislatif maupun tidak, wajib berkontribusi dalam perekrutan anggota.
Baca Juga : Main Padel Bareng Jurnalis, Cara Kiki PSI Rayakan HPN 2026
“Dalam Rakernas ini kita menghasilkan beberapa keputusan. PSI menargetkan 10 juta KTA. Mulai sekarang kader PSI harus bekerja, baik di tingkat ranting maupun DPP. Yang mau jadi caleg atau tidak mau caleg, minimal merekrut 500 anggota untuk ber-KTA. Kita harus bekerja mulai sekarang,” tegas Ahmad AliAli, Senin (2/1/2026).
Menurutnya, target tersebut menjadi langkah strategis PSI dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas basis dukungan politik sejak dini menjelang kontestasi nasional mendatang.
Selain penguatan keanggotaan, Rakernas PSI juga menegaskan komitmen partai untuk mendukung dan mengawal program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga : Kaesang, RMS, dan Gandi Lepas Jalan Sehat PSI di Pantai Losari, Ribuan Warga Antusias Ikut
Ahmad Ali meminta seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga struktur paling bawah, terlibat aktif dalam pengawasan sekaligus mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kita beri dukungan penuh terhadap program pemerintah yang strategis, terutama MBG. Saya minta pengurus DPW hingga ke bawah terlibat aktif melakukan pengawasan dan bergotong royong membangun MBG. Setidaknya satu dapur di setiap provinsi, sehingga PSI bisa berkontribusi langsung pada program-program strategis pemerintah,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Ahmad Ali juga menegaskan posisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai tokoh panutan PSI. Ia meminta seluruh kader menjaga kehormatan Jokowi sekaligus aktif menyebarkan narasi positif terkait capaian dan program kerakyatan selama masa kepemimpinan Jokowi.
Baca Juga : Rezki Mulfiati Ikuti Jejak RMS Gabung PSI
“Kader PSI harus menjaga kehormatan Pak Jokowi. Kader PSI juga harus mengangkat dan menyebarkan postingan-postingan positif tentang Pak Jokowi, termasuk kembali memviralkan program-program kerakyatan beliau saat menjabat sebagai Presiden,” katanya.
Rakernas PSI yang berlangsung di Hotel Claro Makassar resmi ditutup pada Sabtu (30/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan kader dari seluruh Indonesia serta turut dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Keputusan Rakernas ini menegaskan arah konsolidasi PSI yang menitikberatkan pada penguatan kaderisasi, ekspansi keanggotaan, serta konsistensi dukungan terhadap pemerintahan nasional menjelang Pemilu 2029.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar