Logo Sulselsatu

Dokumen Ranperda RPIK Lutra Diharap Rampung Paling Lambat Dua Tahun

Asrul
Asrul

Jumat, 14 Juni 2019 18:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUTRA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Mengengah (DP2KUKM) bekerjasama dengan LP2M Universitas Hasanuddin Makassar menggelar Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Kabupaten Luwu Utara Tahun Anggaran 2019, Kamis (13/6/2019), di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara.

Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Ranperda RPIK dibuka Pj. Sekda Lutra, Tafsil Saleh. Dalam sambutannya, Tafsil mengatakan, Undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, mewajibkan setiap kabupaten/kota di Indonesia untuk menyusun Perda RPIK yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian. “Kita harap dokumen Ranperda RPIK Luwu Utara dapat segera rampung dalam waktu 2 tahun sejak ditetapkannya,” kata Tafsil.

Dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara dan LP2M Unhas Makassar ini, Tafsil berjarap agar kerjasama tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa yang akan datang. “Semoga hasil yang ingin kita capai pada Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rancangan Peraturan Derah (Ranperda) RPIK Tahun Angaran 2019 ini dapat segera tercapai dengan maksimal,” kata Tafsil Saleh.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran di Desa Tolada Luwu Utara, Rumah Ludes Terbakar

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara, Muslim Muhtar, menyebutkan bahwa tujuan dari Seminar Akhir Penyusunan Ranperda RPIK ini adalah untuk mewujudkan industri daerah sebagai pilar dan penggerak ekonomi daerah, mewujudkan kedalaman dan sturuktur industri, mewujudkan industri yang mandiri, serta berdaya saing dan maju.

“Kita berharap melalui seminar ini, kita dapat mewujudkan kepastian berusaha, persaingan yang sehat serta mencegah pemusatan dan penguasaan industri oleh satu kelompok atau perseorangan yang dapat merugikan masyarakat,” terang Muslim. Melalui seminar ini pula, diharapkan dapat membuka kesempatan berusaha dan perluasan kesempatan kerja serta meningkatkan kemakmuran secara berkeadilan,” tandasnya. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : VIDEO: Warga di Lara Luwu Utara Protes Jalan Rusak, Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar13 Mei 2026 17:48
Lapak Berdiri 35 Tahun Ditertibkan, 16 Pedagang di Ujung Tanah Direlokasi
SULSELSATU. com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus melakukan langkah nyata dalam menjaga ketertiban ruang publik. Melalui Kecamatan Uju...
Bisnis13 Mei 2026 17:16
Promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure Diperpanjang
Program promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure diperpanjang akhir Mei 2026. ...
Makassar13 Mei 2026 17:01
Pengerjaan U-Ditch di Jalan Aroepala, PDAM Makassar Imbau Warga Terdampak Tampung Air Sementara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar mengumumkan potensi gangguan distribusi air bersih di sejumlah wilayah sekitar Jalan Areo...
Makassar13 Mei 2026 16:25
Warga Tamalanrea Kembali Bergerak, Tolak PSEL di Tengah Permukiman
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT ...