SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin Mohammad Said, resmi mengumumkan struktur kepengurusan sementara (Plt) DPD I Golkar Sulsel menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat pengurus di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Makassar, Kamis (22/1/2026).
Struktur Plt itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar yang ditandatangani Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan diumumkan oleh perwakilan DPP Golkar, Haris Surahman.
Baca Juga : Pengamat Nilai Dukungan 20 DPD II Tegaskan Appi Figur Pemersatu Golkar Sulsel
Dalam susunan tersebut, Rahman Pina ditunjuk sebagai Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Andi Ina Kartika kembali dipercaya sebagai Bendahara, sementara posisi Ketua Harian diemban Kadir Halid. Total jumlah pengurus yang ditetapkan sebanyak 162 orang.
Muhidin menjelaskan, agenda utama hari ini adalah menyampaikan hasil penyusunan kepengurusan Plt yang akan bertugas mempersiapkan Musda serta melakukan konsolidasi di seluruh daerah.
“Alhamdulillah, kelengkapan seluruh pengurus DPD Partai Golkar Sulsel sudah kita sampaikan dan diterima dengan baik. Tugas utama Plt adalah mempersiapkan Musda dan melaksanakan konsolidasi di daerah,” ujar Muhidin.
Baca Juga : Taufan Pawe Optimistis IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik pada 2028
Konsolidasi Tiga Dapil Jelang Pemilu 2029
Selain pengumuman struktur, Golkar Sulsel juga merencanakan kunjungan ke tiga daerah pemilihan (dapil), yakni Dapil Sulsel 1, Sulsel 2, dan Sulsel 3 dalam waktu dekat.
Kegiatan tersebut akan melibatkan panitia pemenangan pemilu, bidang organisasi, serta seluruh bakal calon legislatif dari masing-masing dapil.
Baca Juga : Jelang Musda Golkar Sulsel, Pendukung Appi Temui Muhidin di Jakarta
“Supaya caleg bisa mengenal lebih dini wilayah dan karakteristik pemilihnya. Harapannya, ini menjadi modal untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029,” kata Muhidin.
Adapun jadwal kunjungan konsolidasi direncanakan pada 1 Februari untuk Dapil Sulsel 1, 8 Februari untuk Dapil Sulsel 3, dan 15 Februari untuk Dapil Sulsel 2. Setiap dapil dijadwalkan satu hari penuh dengan agenda dialog bersama sesepuh partai, serta kegiatan keagamaan pada malam harinya.
Musda Menyusul Setelah Konsolidasi
Baca Juga : Jelang Musda, Nurdin Halid Dorong Penataan Internal Golkar Sulsel
Terkait kepastian jadwal Musda, Muhidin menyebut partai masih memprioritaskan agenda konsolidasi sebelum menentukan waktu pelaksanaan Musda secara final.
“Kita keliling dulu. Setelah itu baru kita lanjutkan agenda berikutnya termasuk Musda,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembentukan kepengurusan Plt bertujuan menjaga stabilitas organisasi agar Musda dapat berlangsung kondusif tanpa konflik internal.
Baca Juga : Dukungan Mayoritas DPD II Jadi Bukti Kekuatan Appi di Golkar Sulsel
“Intinya bagaimana seluruh komponen Partai Golkar bisa bekerja dengan baik dan kompak, baik pengurus maupun fraksi,” tegas Muhidin.
Target Perkuat Kursi dan Jaga Soliditas
Muhidin menambahkan, konsolidasi dini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan. Target Golkar, kata dia, bukan sekadar menang, tetapi meningkatkan perolehan kursi legislatif.
“Secara politik kita selalu bicara menambah kursi. Kalau bisa mengembalikan kejayaan Golkar seperti masa lalu, itu yang kita siapkan dari sekarang,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menghindari gesekan menjelang Musda serta membuka ruang komunikasi bagi pihak yang memiliki masukan terhadap kepengurusan sementara.
“Kepengurusan ini hanya membantu agar Musda bisa berjalan baik. Kalau ada unek-unek, sampaikan langsung,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar