Logo Sulselsatu

Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Imbauan Polres Bulukumba

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 23 Januari 2026 20:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BULUKUMBA — Badai angin kencang melanda wilayah Kota Bulukumba dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan mengganggu arus lalu lintas.

Menyikapi kondisi cuaca ekstrem tersebut, Polres Bulukumba mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama pada saat hujan disertai angin kencang.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan perjalanan apabila tidak mendesak, serta menghindari berteduh atau berhenti di bawah pohon sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga : Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba

Adapun imbauan Polres Bulukumba antara lain kurangi kecepatan saat berkendara di tengah hujan untuk menghindari selip dan aquaplaning. Nyalakan lampu kendaraan agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.

Hindari parkir kendaraan baik roda empat maupun roda dua dibawah pohon yang berpotensi berbahaya/tumbang. Gunakan sabuk pengaman, utamakan keselamatan, dan patuhi arahan petugas di lapangan.

“Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan demi keamanan bersama,” ujar Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala.

Baca Juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Berikan Bantuan Sumur Bor untuk Masjid Al-Amin Kajang

Sebelumnya, akibat angin kencang, beberapa pohon tumbang dan menutup badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan panjang dari kedua arah.

Kejadian terparah terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Jembatan Desa Bijawang, Kecamatan Ujung Loe, pada Rabu (21/1/2026) siang.

Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil sempat tertimpa pohon tumbang dan berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga : Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Bulukumba Gelar Upacara Bendera Dipimpin Kapolres

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Bulukumba bergerak cepat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba dengan turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang serta kendaraan yang terdampak.

Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, menyampaikan bahwa Tim BPBD Kabupaten Bulukumba melakukan pembersihan pohon tumbang dengan dibantu personel Sat Samapta, sementara personel Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.

“Personel Sat Samapta bersama Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba melakukan pengaturan lalu lintas sehingga arus kembali lancar, sementara Tim BPBD membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan,” jelas AKP H. Marala.

Baca Juga : Kapolres Bulukumba Tinjau dan Cek Kesiapan Pos Terpadu Operasi Ketupat 2026

Setelah dilakukan penanganan, arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bijawang, Kecamatan Ujung Loe, kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD13 September 2026 13:29
DPRD Makassar Minta Pertamina Benahi Distribusi BBM dan Gas Melon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas untuk mengatasi antrean bahan ba...
News12 September 2026 22:25
Catut Nama Adat untuk Palang Seba-seba, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
Rangkaian aksi pemalangan lahan di area konsesi pertambangan group Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Seba-seba, Morowali yang selama ini diposisi...
Video12 September 2026 20:20
VIDEO: Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar di Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulau...
Makassar12 September 2026 15:20
Polisi Sita 13 Drum Berisi 2.600 Liter Solar Diduga Ditimbun di Bontoharu Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyita 13 drum berisi 2.600 liter solar bersubsidi yang diduga ditimbun di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kep...