Logo Sulselsatu

Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah, OJK Edukasi Petani dan Nelayan di Takalar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 23 Januari 2026 19:03

OJK edukasi literasi dan inklusi keuangan nelayan dan petani di Kabupaten Takalar. Foto: Istimewa.
OJK edukasi literasi dan inklusi keuangan nelayan dan petani di Kabupaten Takalar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, TAKALAR – Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan terus diperkuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan (LJK).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan edukasi keuangan yang menyasar masyarakat umum, petani, dan nelayan di Kabupaten Takalar.

Edukasi diselenggarakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Polongbangkeng Timur pada 20 Januari 2026 dan Kecamatan Mappakasunggu pada 21 Januari 2026.

Baca Juga : Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun

Kegiatan edukasi keuangan ini merupakan bagian dari implementasi Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor LJK dan pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Takalar.

Sinergi ini merupakan komitmen bersama dalam memperluas akses serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan yang aman, legal, dan bermanfaat.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch. Muchlasin mengatakan, edukasi keuangan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara bijak, serta pengenalan risiko keuangan yang kerap dihadapi oleh petani dan nelayan.

Baca Juga : OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur

“Edukasi difokuskan pada pengelolaan pendapatan yang bersifat tidak tetap, pentingnya pencatatan keuangan sederhana, serta pengenalan berbagai jenis fasilitas pendanaan dan perlindungan keuangan yang tersedia dari lembaga keuangan formal yang aman dan terpercaya,” kata Muchlasin.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan OJK, perencanaan keuangan keluarga, kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal, serta pengenalan produk perbankan dan jasa keuangan lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengelola keuangan secara berkelanjutan.

Di Kecamatan Polongbangkeng Timur, kegiatan diikuti oleh masyarakat dan kelompok tani yang antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.

Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati

Para peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan keluarga yang ideal agar mampu memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang untuk mempersiapkan dana masa depan.

Masyarakat juga mendapatkan informasi terkait layanan keuangan digital yang mendukung kemudahan transaksi dan penyimpanan dana.

Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Mappakasunggu menyasar masyarakat pesisir dan nelayan.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Sebagai bentuk nyata peningkatan inklusi keuangan, dalam rangkaian kegiatan ini juga dilakukan penyerahan dan fasilitasi akses terhadap produk keuangan formal kepada masyarakat yaitu kredit usaha rakyat.

Penyerahan produk keuangan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan keuangan formal secara aktif sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan LJK yang memberikan penjelasan langsung mengenai produk dan layanan, serta peran LJK dalam mendukung pembiayaan sektor pertanian dan perikanan.

Baca Juga : Risk and Governance Summit 2026, OJK Dorong Tata Kelola dan Manajemen Risiko Dukung Ekonomi Berkelanjutan

“Kehadiran pemerintah daerah juga menunjukkan dukungan penuh terhadap program peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara OJK, LJK, dan Pemerintah Daerah dalam Program GENCARKAN ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Takalar tidak hanya semakin cakap secara finansial, tetapi juga memiliki akses nyata terhadap produk dan layanan keuangan formal yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....