Logo Sulselsatu

Polisi Tembak Mati Pelaku Begal

Asrul
Asrul

Kamis, 20 Juni 2019 19:42

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Satu pelaku pencurian disertai kekerasan alias begal di Kota Makassar, meregang nyawa usai tiga butir timah panas Tim Resmob Polda Sulsel bersarang di dadanya.

Pelaku yang diketahui bernama Riswan alias Ciwang (21) itu merupakan warga Jalan Bontoduri VII, Kecamatan Tamalate Kota Makassar.

Baca Juga : PLN dan Polda Sulsel Sinergi Amankan Proyek Kelistrikan Strategis Nasional

Laporan pihak kepolisian menyebutkan, Ciwang sebenarnya merupakan DPO begal yang telah beraksi pada 43 TKP di Kota Makassar sepanjang tahun 2018 lalu.

Hingga akhirnya, sekira pukul 04.30 Wita, Kamis (20/6/2019) subuh, aparat mengendus keberadaan Ciwang di rumahnya. Ia pun ditangkap dan digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel demi interogasi lebih lanjut.

Setelah diinterogasi, Ciwang lantas dibawa petugas untuk menunjukkan sejumlah lokasi tempat ia pernah beraksi. Dalam perjalanan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Tamalate, Makassar, pelaku disebut polisi memberontak dan berupaya merampas senjata api milik anggota akan tetapi tidak berhasil.

Baca Juga : Laporkan Kabid Propam Polda Sulsel ke Mabes Polri, Sarman Tantang Kombes Zulham Effendy Buktikan Dugaan Intervensi Penyidik

Gagal merampas senjata aparat, Ciwang disebut melarikan diri sehingga anggota mengejar dan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Namun tembakan itu tidak diindahkan sehingga anggota mengarahkan tembakan ke arah pelaku hingga terjatuh.

Setelah dicek, Ciwang menderita tiga luka tembakan pada bagian dadanya hingga meninggal dunia. Ia gagal tergolong meski sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sulsel.

Kepala Unit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara yang dikonfirmasi membenarkan adanya begal yang tertembak mati polisi.

Baca Juga : Janji Keuntungan Besar Berujung Penipuan, 14 Orang Jadi Korban

“Iya benar (tertembak mati),” kata Edy Sabhara, Kamis (20/6/2019) siang.

Menurutnya, mayat begal tersebut bakal dikembalikan ke pihak keluarga.

“Diserahkan ke keluarganya, tapi masih proses sih,” imbuhnya.

Baca Juga : Aksi di Mapolda Sulsel, Massa Tuntut Pengusutan Tuntas Korupsi DAK Parepare

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....
Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...