Logo Sulselsatu

Anggaran Pilkada Serentak 2020 di Sulsel Dipastikan Membengkak, Ini Sebabnya

Asrul
Asrul

Rabu, 26 Juni 2019 13:14

Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi. (Sulselsatu/Asrul)
Komisioner KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Sulsel dipastikan naik dari anggaran yang mengalir pada event yang sama, periode lalu. Kenaikan itu, disebabkan oleh sejumlah indikator.

Komisioner divisi logistik dan perencanaan KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi memaparkan, bahwa salah satu penyebab naiknya kebutuhan anggaran untuk Pilkada 2020 nanti karena inflasi dari item kebutuhan penyelenggara. Kenaikannya pun kata dia, akan bervariasi masing-masing kabupaten/kota.

“Naik, karena perhitungan inflasi. Itu pasti. Tidak bisa lagi, harganya sama. Kenaikan itu dengan mempertimbangkan inflasi,” kata Jurdi di Sekretariat KPU Sulsel Jalan AP Pettarani, Rabu (26/6/2019).

Baca Juga : Jelang Pemilu, Bupati Barru Terima Kunjungan Ketua dan Komisioner KPU

Jurdi mengambil contoh KPU kota Makassar. Jika pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2018 lalu, penyelenggara mendapat kucuran dana dari pemerintah sekira Rp60 miliar, maka pada event yang sama digelar tahun depan, KPU memprediksi kebutuhan di atas Rp70 miliar.

Saat ini, yang diperkirakan menyedot anggaran paling besar untuk penyelenggaraan Pilkada adalah pengadaa kotak dan bilik suara. Mengingat, item sama yang dipakai ketika Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu adalah bahan sekali pakai.

Sementara, item yang sama dari bahan aluminium bekas Pemilihan Gubernur Sulsel 2018 sudah dilelang sebagian kabupaten/kota.

Baca Juga : Pemilih di Kota Makassar dan Luwu Alami Penurunan, Ini Penyebabnya

“Nanti kan ada kotak dan bilik yang juga harus diadakan. Anggaran itu akan membengkak. Pertanyaannya, apakah kotak di Pemilu ini bisa dipakai atau tidak?. Kabupaten di Sulsel belum semuanya melelang aluminiumnya. Itu mereka bisa pakai. Tapi yang sudah lelang bagaimana? Seperti Bulukumba. Padahal dia Pilkada tahun depan,” ungkapnya.

Jurdi menyebut, sebagian KPU kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020 sudah merampungkan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) penyelenggaraan Pilkada. Malah ada yang sudah menyetorkannya ke pemerintah daerah setempat untuk selanjutnya dibahas di DPRD.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

 Komentar

 Terbaru

News26 November 2022 16:14
Lewat Global IT Challengen (GITC) 2022, LG Berdayakan Generasi Muda Disabilitas
LG berdayakan anak muda disablitas...
Video26 November 2022 15:58
VIDEO: Gerombolan Monyet Liar ‘Serang’ Pemukiman Warga di Bandung
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan gerombolan monyet menyerang pemukiman Warga Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam video terlihat sekita...
Pendidikan26 November 2022 12:25
Undang Reviewer Nasional, LP2M UNM Ajak Dosen Kembangkan Kualitas Penelitian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan kegiatan seminar has...
Makassar26 November 2022 11:43
PHRI Bike Tour 2022 Lewati Destinasi Wisata, Kesempatan Perkenalkan Pariwisata Makassar
PHRI Bike Tour hadir di Makassar, momen perkenalkan pariwisata Makassar...