Logo Sulselsatu

Balaikota Minim Parkiran, Pemkot Makassar Batasi Kendaraan Parkir Dalam

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Juni 2019 11:03

Kantor Balai Kota Makassar
Kantor Balai Kota Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Ansar, menjelaskan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan penertiban kendaraan di sekitar area Balaikota Makassar.

Diketahui, beberapa waktu lalu Dinas Perhubungan Kota Makassar mengangkut beberapa kendaraan roda dua yang diparkir di jalan sekitar Balaikota untuk dipindahkan ke samping Museum Kota.

“Jadi begini, kita berusaha mengatur parkir di sekitaran Balaikota baik di dalam pagar maupun di luar jalan. Tujuannya agar pelayanan kita diutamakan kepada masyarakat yang berkunjung ke Balaikota,” ungkapnya, Jumat, (28/6/2019).

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Ansar menyebut, jumlah kendaraan yang datang ke Balaikota sepanjang hari tidak sebanding dengan ketersediaan lahan parkir yang ada di dalam maupun di luar pagar sehingga menimbulkan kesemrawutan.

“Makanya kita berusaha untuk mengatur itu. Kita ada kebijakan, khusus yang bisa parkir di dalam pagar kantor Balaikota adalah para Eselon II dan III. Artinya, Eselon IV tidak boleh di dalam pagar tapi bisa di luar pagar,” sebut Ansar.

Terkait dengan pejabat yang tidak berkantor di Balaikota, tetap bisa memarkir kendaraan di dalam pagar selama masih merupakan pejabat Eselon II.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Yang boleh parkir di dalam adalah Eselon II. Artinya, tamu dari luar yang bukan Eselon II tidak boleh parkir, misalnya sekdis atau kabid tidak boleh parkir di dalam,” kata Ansar.

Sementara untuk kendaraan roda dua, Pemkot sudah menyediakan lahan parkir di samping Museum Kota. Dengan demikian, pegawai atau masyarakat yang hendak masuk ke Balaikota bisa memarkir kendaraan roda duanya di sana.

“Motor tidak boleh ada di dalam. Kalau kita lihat sekarang memang masih ada tapi secara bertahap kita sudah siapkan di samping museum,” pungkasnya.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

Penulis : Asrhawi Muin
Editor: Azis Kuba

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...