Logo Sulselsatu

Dinas PU Makassar Imbau Warga Stop Buang Sampah ke Saluran Air

Asrul
Asrul

Sabtu, 13 Juli 2019 17:55

Satuan petugas (satgas) Kecamatan Manggala mengangkat sampah di Waduk Bitoa, Makassar, Rabu (2/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Satuan petugas (satgas) Kecamatan Manggala mengangkat sampah di Waduk Bitoa, Makassar, Rabu (2/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya kerap membuat mereka mengganggap saluran air sebagai tempat sampah besar untuk membuang sampah. Akibatnya, terjadi penyumbatan saluran di aliran air lantaran sampah yang menumpuk.

Parahnya lagi, tumpukan sampah di saluran air dapat menciptakan sedimentasi di dasar saluran air yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan sehingga kerap terjadi genangan.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar mengingatkan bahwa saluran air bukan merupakan tempat sampah, melainkan tempat mengalirnya air. Jika dipenuhi sampah, maka air tidak dapat mengalir secara lancar.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Maka dari itu, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar selalu menurunkan personilnya melalui Satgas Drainase untuk melakukan normalisasi saluran air. Satgas Drainase akan mengangkat banyak sampah dari saluran air mulai dari yang masig menggenang hingga yang sudah mengendap.

Seperti yang dilakukan 30 personil Satgas Drainase DPU Kota Makassar yang turun langsung melakukan normalisasi saluran air sekunder yang berada di Jalan Laiya, Kecamatan Bontoala, Sabtu, (13/7/2019). Adapun saluran tersebut terkoneksi langsung ke Jalan Diponegoro dan terbuang ke laut.

Humas Dinas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, menyebutkan bahwa kegiatan normalisasi saluran air tersebut merupakan bagian dari program rutin Gerakan Bersih Saluran Drainase (GBSD). engan begitu, maka normalisasi ini diharapkan bisa mengurangi genangan di sana.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

“Mudah-mudahan dengan dibersihkannya saluran tersebut dapat meminimalisir genangan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bontoala,” kata Hamka.

Hamka menambahkan, bahwa pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat maupun secara umum untuk tidak menjadikan saluran air sebagi tempat untuk membuang sampah, dalam bentuk apapun.

“Kami dari Dinas PU Kota Makassar mengimbau kepada warga sekitar wilayah tersebut agar tidak menjadikan saluran air sebagai tempat sampah. Dengan kata lain tidak membuang sampah sembarangan dan buanglah sampah pada tempatnya,” pesannya.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...