Logo Sulselsatu

Makassar Siapkan Peta Ketahanan Pangan

Asrul
Asrul

Kamis, 01 Agustus 2019 22:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah menyusun peta ketahanan dan kerentanan pangan Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) untuk menggambarkan titik-titik daerah yang rentan terhadap kerawanan pangan.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar menjelaskan, peta ini bertujuan untuk menganalisis data-data yang ada dalam memberikan gambaran tentang sebaran keragaman pangan pada wilayah di Kota Makassar.

“Memberikan gambaran mengenai situasi dan kondisi ketahanan dan kerawanan pangan yang ada di 15 kecamatan di kota Makassar, serta mengetahui faktor-faktor utama yang menjadi penyebab suatu kecamatan menjadi rentan terhadap kerawanan pangan,” ujar Kepala Dinas DKP Kota Makassar Sri Susilawati saat ditemui di sela-sela sosialisasi penyususnan peta tersebut di, Aerotel Smile Hotel, Kamis, (1/8/2019).

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Sri menambahkan, peta kerentanan dan kerawanan pangan sebenarnya sudah ada sebelumnya tetapi tidak mendetail terhadap semua 15 kecamatan sehingga berikutnya akan dibuatkan juga untuk kelurahan.

“Makanya kita menghadirkan narasumber yang terkait seperti dari Dinas Sosial. Kita butuh data-datanya yaitu persentasi penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan,” ujar Sri.

Suatu daerah disebut memiliki kerawanan pangan, sebut Sri, apabila termasuk dalam 13 indikator di antaranya adalah faktor ekonomi seperti pendapatan masyarakat rendah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumsi pangannya dan faktor fisik seperti akses terhadap air bersih yang memungkinkan timbulnya penyakit diare.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

“Ketika dia diare berarti penyerapan zat gizi di tubuhnya itu kurang. Ya itu juga salah satu indikator tentang bagaimana rumah tangga itu bisa menjadi rumah tangga rawan pangan. Untuk itu, perlu ada peta ketahanan dan kerentanan pangan,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...