Logo Sulselsatu

Terkait Pencopotan, Ini Pembelaan Dirut Bank Sulselbar Atas Alasan Gubernur

Asrul
Asrul

Senin, 09 September 2019 12:45

Andi Muhammad Rahmat. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)
Andi Muhammad Rahmat. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sulselbar yang berlangsung di Four Points Hotel, Rabu 4 September 2019 lalu dengan agenda pencopotan Andi Muhammad Rahmat sebagai Dirut.

Andi Rahmat memberikan pembelaan atas tuduhan Nurdin Abdullah yang dijadikan alasan pencopotan dirinya.

Alasan tersebut misalnya kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang naik dari 0,6 menjadi 1,2 persen, penyerahan fisik CSR mobil ambulance BPD yang lambat, perekrutan karyawan tidak transparan, hingga proses menjadi bank devisa yang lelet.

Baca Juga : OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah

“Kreditnya bermasalah, karena rumah sakit tersebut belum dibayar oleh BPJS Kesehatan. Masalahnya karena itu saja. Ketika belum dibayar oleh BPJS, bank menunggu. Sebagai bank BPD, kita harus bantu rumah sakit itu. Selain itu, NPL juga naik karena kita menggarap sektor produktif yang berisiko, seperti ekspor ikan terbang ke Eropa dan komoditas lainnya,” kata Rahmat saat jumpa pers.

Terkait mobil ambulance yang lambat, alasan itu juga cenderung sepihak. “Unit mobil ambulance kita itu harus dikaroseri dulu. Jadi itu ada prosesnya,” ujarnya.

Soal bank devisa yang menurut Nurdin lambat, Rahmat beralasan ada proses yang harus dilalui.

Baca Juga : Bank Sulselbar Lindungi 100 Persen Pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan

“Segala syaratnya sudah kita penuhi, dan berkasnya diteruskan ke OJK. Ketika pengajuan izin sudah dikirim dan sudah di OJK, maka itu kemudian menjadi urusan OJK,” kata dia.

Terakhir soal rekrutmen yang menurut Nurdin Abdullah tidak transparan dan ada masalah. Rahmat mengatakan hal itu untuk kebutuhan menjadi bank devisa.

“UU tentang PT serta anggaran dasar perusahaan menyebut rekruitmen pegawai adalah wewenang direksi. Kami tidak harus melaporkannya ke pemegang saham,” kata Rahmat.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Penulis: Asrul
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....
Hukum06 November 2026 19:54
Kejati Sulsel Beberkan Bukti Chat WhatsApp hingga Audit BPKP di Praperadilan Bahtiar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) membeberkan sejumlah bukti baru dalam sidang kesimpulan praperadi...