Logo Sulselsatu

Perusahaan Jepang Tertarik Garap Pembangunan PLTSa di Makassar

Asrul
Asrul

Rabu, 11 September 2019 17:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kota Makassar ternyata juga dilirik oleh perusahaan asal Jepang.

Sebut saja Sumitomo Corporation dan Hitachi Zosen Corporation. Keduanya bekerja sama menyatakan keseriusannya membantu Pemerintah Kota Makassar dalam hal pembangunan PLTSa. Hal itu terlihat saat mereka bertandang ke Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

Sumitomo sendiri merupakan salah satu perusahaan perdagangan dunia yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya konstruksi. Sedangkan Hitachi Zosen adalah perusahaan teknik yang menghasilkan pabrik pengolahan limbah dan sebagainya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, seluruh pengusaha Jepang yang tergabung dalam Jakarta Japan Club telah melihat hasil presentasi dari Pj Wali Kota soal sampah yang kian menjadi masalah. Namun kedua perusahaan itu yang rupanya menunjukkan ketertarikan.

“Ini semua melakukan ekspos dan salah satu yang tertarik adalah Sumitomo. Dan kebetulan sudah ada ratusan PLTSa yang dibangun. Jadi, Waste to Energy,” kata Nurdin.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Nurdin menambahkan, jika kerja sama ini terlaksana maka hal itu sama sekali tidak akan mengganggu APBD. Dengan demikian, menurutnya rencana ini sangat baik apalagi Jepang terkenal teknologi mutakhirnya.

“Saya kira sebagai sebuah kota metro tentu kita berharap memang tidak ada lagi sampah yang dibuang di sembarang tempat,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyebut kondisi persampahan di Makassar saat ini masih belum stabil. Pasalnya, produksi sampah di Kota Makassar per harinya bisa mencapai 1.131 ton sementara hanya 80 persen yang bisa diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

Di TPA saja, kata dia, sampah yang sudah ada di sana belum banyak proses menguranginya dikarenakan makin hari sampah makin bertambah. Maka dari itu, kehadiran PLTSa ini sangat diharapkan.

“Jadi, memang kita memerlukan satu teknologi sehingga apa yang ada itu bukan hanya sampah baru, termasuk sampah lama juga langsung bisa direduce,” katanya.

Adapun dasar hukum pembangunan PLTSa yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan pada 12 April 2018.

Baca Juga : OPDIS SD Islam Athirah Makassar Audiensi Bersama Wali Kota, Dorong Pilah Sampah di Sekolah

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD28 September 2026 09:23
PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Makassar meminta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 diarahkan u...
Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...