Logo Sulselsatu

Tiga Pengembang Bakal Serahkan PSU ke Pemkot Makassar

Asrul
Asrul

Jumat, 13 September 2019 09:33

Sekretaris Kota Makassar, Muhammad Ansar. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)
Sekretaris Kota Makassar, Muhammad Ansar. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali akan menerima aset yang bersumber dari prasarana, sarana dan utilitas dari tiga pengembang perumahan.

Ketiga PSU yang dimaksud yakni masing-masing dari Perumahan Bukit Khatulistiwa I oleh PT Nusasembada Bangunindo di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 14, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.

Kemudian, Perumahan Solthana Residence oleh PT Sinar Graha di Jalan Perjanjian Bongaya, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, dan Perumahan Prima Griya Tonasa oleh PT Prima Karya Manunggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanya.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

Sekretaris Kota Makassar Muhammad Ansar mengatakan, hal ini memang sudah menjadi tugas dari pemerintah kota dan sekaligus kewajiban bagi pengembang perumahan.

“Tentu kami sangat menghargai jika ada inisiatif dari para pelaku usaha perumahan untuk segera melakukan penyerahan PSU sejak awal,” kata Ansar.

“Alhamdulillah pemerintahan kali ini lebih aktif meminta penyerahan fasum fasos sehingga ada saling pengertian antara kedua belah pihak. Makin cepat diberikan PSU-nya makin bagus,” sebut Ansar.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Ansar mengimbau agar ke depannya tidak ada lagi kesimpangsiuran terkait fasum fasos dengan harapan site plan saat pengurusan untuk mengeluarkan IMB diserahkan lebih awal, sebelum selesai pembangunan perumahan yang bersangkutan termasuk surat-suratnya juga sudah harus diperjelas.

“Tentang serah terima fisik bisa belakangan,” kata Ansar.

Dengan demikian, lanjut Ansar, tidak ada lagi ditemukan kasus perubahan site plan. Ia sendiri pernah menemukan kasus terjadinya revisi site plan oleh pengusaha sehingga posisi fasum fasos yang tergambar pada site plan saat pertama pengurusan IMB berbeda dengan site plan yang digunakan di lapangan. Hal ini tentu berdampak kaburnya posisi PSU.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Silahkan kita lanjut proses penyerahan hari ini, tinggal kita tinjau nanti di lokasi. Kita tidak ingin ada lagi kesimpangsiuran mengenai PSU ini nantinya,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...