Logo Sulselsatu

Damkar Makassar Semprotkan Busa Padamkan Titik Panas TPA Tamangapa

Asrul
Asrul

Jumat, 20 September 2019 08:58

Petugas pemadam kebakaran Kota Makassar berupaya memadamkan sisa-sisa api. (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Petugas pemadam kebakaran Kota Makassar berupaya memadamkan sisa-sisa api. (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Makassar bersama Tim Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dibantu dengan alat berat dari UPT TPA Tamangapa masih berjibaku mematikan titik panas di area TPA Tamangapa.

Setidaknya, ada 8 unit water suplay dan 3 unit armada penembak yang dikerahkan untuk memadamkan sejumlah titik panas yang menyebar di beberapa blok TPA Tamangapa.

Baca Juga : 2025 Damtor Siap Beroperasi Diseluruh Kecamatan Makassar

Metode yang digunakan pun masih sama dengan hari sebelumnya yakni menggunakan nozzle tanam. Metode ini memanfaatkan flame freeze yang disemprotkan pada kedalaman 2 hingga 3 meter di bawah tumpukan sampah yang terdeteksi sebagai sumber (titik) panas yang berpotensi berkembang menjadi titik api.

Metode nozzle tanam yang digunakan Tim Manggala Agni KLHK diperkuat dengan metode foam jet oleh Disdamkar Kota Makassar dengan menyemprotkan chemical foam di atas permukaan gunungan sampah.

“Metode foam jet dimanfaatkan di daerah yang sumber airnya terbatas, karena saat ini kita memasuki musim kemarau diperlukan efisiensi dalam pemadaman api dengan volume air yang sedikit, dan harus segera menambahkan air dalam kegiatan pemadaman api,” kata Kabid Operasional Disdamkar Kota Makassar Hasanuddin (20/9/2019).

Baca Juga : Damkar Makassar Siapkan 14 Armada Siaga 24 Jam Amankan Logistik Pemilu

Busa yang disemprotkan pada metode foam jet disebut air foam yang mengandung udara sehingga volume cairannya berubah dari beberapa kali menjadi ratusan kali, dan bisa menutupi objeknya. Selain itu, busa dari permukaan objek menekan munculnya uap, sehingga dapat mencegah berulangnya kebakaran.

Bahkan setelah busanya hilang, air akan merembes dan memberikan efek pendingin sehingga busa pemadam api dapat memperbaiki objek yang terbakar dengan daya menutup, menyimpan dan merembes.

“Penggabungan ke dua metode ini (nozzle tanam dan foam jet) mempertinggi efektifitas pemadaman api khususnya di area TPA Antang,” kata Hasanuddin merasa optimis.

Baca Juga : Damkar Makassar Tunjukkan Dukungan untuk Palestina dengan Water Dance di Malam Pergantian Tahun

Hanya saja, lanjutnya, produksi asap yang dihasilkan oleh penggabungan ke dua metode ini, relatif lebih besar.

“Sehingga diminta pengertian dan kerja sama seluruh warga Makassar agar menjauhi area TPA Antang jika tidak berkepentingan dan tetap menggunakan masker untuk melindungi diri dari asap,” katanya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....