SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejak peristiwa kerusuhan Wamena meledak hari Senin tanggal 23 September 2019, korban terus berjatuhan. Penangkapan dan pembunuhan secara sadis warga pendatang oleh kelompok perusuh Papua sampai saat ini masih terus berlangsung.
Pengungsi yang terus bertambah tidak tertangani dengan baik serta tidak adanya komando yang tegas atas peristiwa pembantaian warga pendatang menyebabkan perang antar Kelompok Pendatang dengan Perusuh masih terus berlangsung.
Baca Juga : Memantau Lahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, JK: Tanah Ini Dibeli 30 Tahun Lalu
Atas dasar itu Majelis Nasional KAHMI mendesak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla segera kembali ke tanah air dan meneruskan perjalanan dari New York ke Wamena.
“Pak Wapres kan juru damai, berpengalaman menangani konflik, beliau harus terjun langsung ke Wamena mengatasi konflik tersebut,” kata Sekjen MN KAHMI, Asrul Kidam dalam keterangannya ke Sulselsatu.com, Selasa (1/10/2019).
Data korban terbaru khususnya warga Sulsel sudah 24 orang jenazah tiba di Makassar, baik korban pembantaian maupun korban yang dibakar sekeluarga.
Baca Juga : JK Ajak Lulusan Baru Jadi Pencipta Kerja: Jangan Semua Ke Kota, Bangun Desa!
Belum termasuk korban warga Minang dan Jawa serta warga pendatang lainnya.
Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar