Logo Sulselsatu

Pemkot Larang Guru dan Siswa Terlibat di F8

Asrul
Asrul

Senin, 07 Oktober 2019 18:45

Opening ceremony Makassar International Eight Festival atau dikenal dengan nama F8, di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari, Rabu (10/10/2018). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Opening ceremony Makassar International Eight Festival atau dikenal dengan nama F8, di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari, Rabu (10/10/2018). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar membenarkan adanya surat imbaun larangan mobilisasi guru dan peserta didik PAUD dalam rangka memeriahkan International Eight Festival and Forum atau yang biasa dikenal F8.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Aziz Hasan mengatakan, imbauan tersebut merupakan arahan dari Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang meminta agar guru dan peserta didik tidak dimobilisasi ke acara tersebut.

Iqbal beralasan event F8 diselenggarakan oleh pihak swasta.

Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD

“Iye sudah betul itu imbauan Bapak Pj Walikota agar guru dan peserta didik tidak dimobilisasi karena memang ini sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak swasta. Tapi kalau kehadirannya secara personal/pribadi tentu boleh saja,” kata Abdul Aziz, Senin (7/10/2019).

Lebih lanjut, Abdul Aziz mengatakan, larangan untuk melakukan mobilisasi guru dan siswa PAUD tidak hanya berlaku untuk event festival F8 saja. Tapi juga berlaku untuk kegiatan-kegiatan swasta lainnya.

“Yang pasti sampai saat ini tidak ada juga permintaan panitia untuk pelibatan anak sekolah mengisi acara,” jelas dia.

Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan

Hanya saja, jika pihak swasta memilih menyurat ke sanggar seni yang ada di sekolah-sekolah untuk memeriahkan kegiatan itu, Abdul Aziz mengatakan hal itu sah-sah saja.

“Biasa sanggar seni oleh dikelola oleh yayasan apalagi kalau sudah sangat profesional, mereka kan menjual produk/karya seninya,” tutupnya

Sekedar diketahui, Pemkot batal menggelar International Eight Festival and Forum atau F8 tahun ini. Padahal, event yang digagas sejak era Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto itu telah masuk dalam kalender event nasional Kementerian Pariwisata.

Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025

Namun, Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto, bersikukuh tetap menggelar event ini. Rencananya, festival yang menampilkan banyak pertunjukan itu akan digelar pada 10-13 Oktober mendatang di kompleks Center Point of Indonesia.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....