Logo Sulselsatu

CFD di Gowa Dihentikan Sementara

Asrul
Asrul

Rabu, 13 November 2019 08:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk sementara akan memberhentikan aktivitas car free day (CFD) yang berlangsung setiap akhir pekan. Itu dilakukan dalam rangka mendorong percepatan pengerjaan proyek infrastruktur yakni pedestrian Kota Sungguminasa.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa Alimuddin Tiro mengatakan, berdasarkan petunjuk pimpinan bahwa penyelesaian pengerjaan pedestrian akan didorong tahun ini maka aktivitas CFD dihentikan sementara. Pasalnya aktivitas CFD dianggap menganggu pengerjaan, misalnya pada pemasangan saluran drainase di sepanjang Jalan Masjid Raya, Jalan Tumanurung, dan Jalan K.H Agus Salim.

“Khusus pemasangan saluran drainase itu ditargetkan dapat selesai Desember 2019 mendatang makanya harus dipercepat kerjanya,” katanya, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Pemberhentian CFD ini khusus untuk aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang mengisi tiga ruas jalan disetiap pemasangan drainase pedestrian. Pihaknya mencatat setiap minggunya ada 621 PKL yang berjualan di CFD disepanjang tiga titik lokasi masing-masing Jalan Masjid Raya, Jalan Tumanurung, dan Jalan KH Agus Salim.

Lanjutnya, dari jumlah PKL yang berjualan sekitar 70 persennya adalah warga asli Kabupaten Gowa dan 30 persen adalah mereka dari luar daerah. Antara lain berasal dari Kabupaten Enrekang, Makassar, Bantaeng, dan lainnya.

“Pemberhentian CFD mulai dilakukan Minggu mendatang. Pemberhentiannya hanya pada aktivitas PKL tapi kalau untuk berolahraga tetap diberikan ruang yang jelas tidak menganggu proses pengerjaan,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

Sebelum dilakukannya pemberhentian pihaknya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada seluruh PKL, dari sosialisasi tersebut beberapa PKL berharap mendapat tempat cadangan sementara hingga menunggu petunjuk pimpinan.

“Waktu pemberhentian CFD masih menunggu petunjuk dari pimpinan. Intinya jika proyek pembangunan infrastruktur ini selesai maka kegiatan CFD akan kembali digelar,” terangnya.

Pihaknya pun akan menyampaikan masukan-masukan dari seluruh pemilik PKL terkait permintaan mereka untuk disiapkan lokasi cadangan.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

“Beberapa pemilik PKL memberikan saran agar aktivitas CFD tetap ada hanya dipindahkan di sekitar Jalan Tun Abdul Razak. Ini akan saya sampaikan ke pimpinan bagaimana petunjuknya nantinya karena hal ini memang merupakan persoalan kehidupan mereka dalam mencari rezeki, sementara disisi lain proyek pembangunan ini harus bisa selesai agar bisa secepatnya dinikmati masyarakat,” tegas Alimuddin.

Ia berharap seluruh stakeholder terkait ikut memberikan sosialisasi dari kebijakan tersebut sehingga bisa tersampaikan secara luas. Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan agar kebijakan tersebut dapat diindahkan dengan baik.

“Kami tetap akan menurunkan anggota pada Minggu mendatang untuk diawasi agar tidak ada PKL yang melanggar. Kami pun akan memberikan ketegasan dengan cara santun kepada mereka jika ada yang tidak mengindahkan,” katanya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kebut Finalisasi RTRW untuk Lindungi Lahan Sawah

Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta kepada pihak Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Satpol PP untuk menyosialisasikan agar mulai pekan ini aktivitas CFD dihentikan dulu untuk kelancaran pembangunan pedestrian.

“Masyarakat ataupun pedagang di CFD sebagian belum dapat menjaga kebersihan sekitarnya. Bahkan ada beberapa pedagang yang membuang sampahnya ke saluran yang sementara dilakukan pengerjaan sehingga cepat tersumbat. Inilah yang mengganggu pekerjaan pedestrian kita,” tegasnya.

Pedestrian yang dibangun dalam rangka menata Kota Sungguminasa lebih bersih, rapi dan asri dengan ditanamnya pohon di sepanjang jalan. Ada 1.154 pohon yang akan ditanam sesuai dengan titik lokasi pedestrian.

Baca Juga : Komitmen Tekan Stunting, Bupati Gowa Ajak Lintas Sektor Sosialisasi Cegah Kawin Anak

Misalnya, pada ruas Jalan Hasanuddin sepanjang 2.160 meter akan ditanam 217 pohon Flamboyan, ruas Jalan Tumanurung akan ditanam 3.03 pohon Tabebuya sepanjang 1.560 meter dan di ruas Jalan Masjid Raya akan ditanam 634 pohon Damar sepanjang 3.168 meter.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...