SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar menunjuk Asisten I Bidang Pemerintahan, Muhammad Sabri untuk menjabat pelaksana tugas Camat Makassar.
Sabri merupakan salah satu pelaksana tugas dari 15 camat yang dicopot Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suheb. Ke 15 camat yang dinonjobkan karena diduga terlibat dalam politik praktis di Pilpres 2019.
Baca juga: 15 Camat Dicopot, Pemkot Tunjuk Pelaksana Tugas
Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD
Pascapenunjukannya sebagai pelaksana tugas, Sabri juga menunjuk kasi pemerintahan Kecamatan Makassar untuk menjabat Sekcam yang sebelumnya lowong.
Baca juga: Soal Pencopotan 15 Camat, Wahab Sayangkan Sikap Pj Wali Kota
Sabri mengatakan jabatan sekcam merupakan jabatan yang cukup vital di lingkup pemerintah kecamatan. Dia pun mengeluhkan penunjukan pelaksana tugas untuk jabatan yang lowong.
Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan
Baca juga: Krisis Pejabat, Asisten I Jabat Plt Camat Makassar
Pelaksana tugas kata dia bukan solusi. Masih banyak ASN yang miliki kapasitas dan kompetensi yang baik untuk menduduki jabatan defenitif.
“Terlalu banyak sumber daya manusia yang mampu untuk menduduki esolon itu. Kalau selalu sifatnya plt terus kapan generasi berikutnya akan naik. Jadi saya tidak sependapat kalau ini terlalu lama (kekosongan jabatan),” imbuh Sabri.
Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025
Dia mengungkapkan bahwa Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebelumnya telah memerintahkan pemerintah kabupaten kota untuk penataan birokrasi.
Pasalnya, anggaran 2020 segera berjalan, terlebih akan dihelatnya Pilkada. Dia berharap, jabatan yang lowong segera diisi pejabat defentif.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Baca Juga : Munafri Bahas Kerjasama dengan Yokohama, Kawasaki, iForcom dan Nippon Koei Urban Space
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar