Logo Sulselsatu

Perangi Kekerasan Anak, Aisyiyah Sulsel Bakal Gelar Workshop Relawan Gerakan Cinta Anak

Asrul
Asrul

Selasa, 26 November 2019 08:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kekerasan terhadap anak terus meningkat setiap tahun. Dalam catatan Lembaga Perlindukngan Saksi dan Korban (LPSK), terdapat peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi sejak 2016 sejumlah 25 kasus, lalu meningkat pada 2017 menjadi 81 kasus, dan puncaknya pada 2018 menjadi 206 kasus.

Merespon semakin tingginya angka kekerasan terhadap anak tersebut, ‘Aisyiyah Sulsel berencana menggelar Workshop Relawan Gerakan Cinta Anak (GACA). Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Dr. Nurhayati Azis, di Kantor PW ‘Aisyiyah Sulsel, Jl. Jend. M. Yusuf, Senin (25/11/2019).

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 29 November hingga 1 Desember 2019, bertempat di Gedung Serbaguna ‘Asiyiyah Sulsel. Peserta yang hadir berasal dari Pimpinan ‘Aisyiyah se-Indonesia Timur (Sulawesi, Maluku dan Papua).

Baca Juga : Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Dibuka Kembali, Orang Tua Korban Minta Pelaku Dijerat Hukum

Menurut Nurhayati, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelatih relawan GACA dan perlindungan sosial anak dan disabilitas di tingkat Daerah.

“Kami juga akan merumuskan indikator Sekolah Cinta Anak dan Panti Asuhan Cinta Anak secara teknis, serta merumuskan indikator monitoring perlindungan sosial,” kata Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu, dalam rilis yang diterima sulselsatu.com.

Lebih jauh, Nurhayati menyatakan, Pimpinan Pusat Aisyiyah sebenarnya telah mencanangkan Gerakan Cinta Anak (GACA) sejak tahun 2016.

Baca Juga : Bahtiar Atensi Khusus Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Sulsel

“Namun sayangnya, GACA belum secara maksimal dan masif bergaung hingga ke tingkat daerah di seluruh Indonesia. Di akar rumput Aisyiyah, GACA juga belum dipahami secara optimal,” ujarnya.

Kedepan, Aisyiyah akan mengoperasionalisasikan GACA khususnya melalui Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfal (TK ABA).

“Apalagi tahun ini TK ABA telah memasuki usia 100 tahun. Suatu momen yang tepat untuk menjadikan Sekolah TK tertua di Indonesia menjadi Sekolah yang mewujudkan nilai-nilai Cinta Anak,” tutup doktor manajemen ini.

Baca Juga : Diskominfo Sulsel Bakal Godok Regulasi Pembatasan Digital Bagi Anak

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 14:21
Ketua RT Rappokalling Bagikan Rahasia Sukses Pilah Sampah, Warga Dapat Sembako dari Bank Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH., membagikan pengalaman mener...
Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....