SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo disebut bakal mengakomodir Partai Hanura dan Partai Bulan Bintang (PBB) untuk menempati sejumlah jabatan di pemerintahan lima tahun ke depan.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Jokowi memikirkan semua partai yang mendukungnya pada Pilpres 2019 lalu.
“Nah, mengenai tempat dan sebagainya, presiden yang akan memutuskan,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari CNNIndonesia, Sslasa (26/11/2019).
Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum: Serangan Politis, Bukan Cari Kebenaran
Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin didukung oleh sepuluh partai, baik yang kini mendapat suara di DPR maupun tidak. Partai pendukung Jokowi antara lain, PDIP, Golkar PKB, NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI, serta PBB.
Sejak pengangkatan menteri sampai staf khusus, Jokowi sudah hampir memberikan kursi kepada seluruh kader partai pendukung, kecuali Hanura dan PBB.
Pramono mengungkapkan ada aturan main yang ditetapkan Jokowi kepada partai pendukung sebelum pelaksanaan Pilpres 2019 lalu. Namun, Pramono tak menjelaskan aturan main dalam pembagian ‘kursi’ partai pendukung.
Baca Juga : Warisan Utang Era Jokowi Dinilai Jadi Biang Efisiensi Anggaran
“Tentunya kalau kita lihat yang mendapatkan komposisi dan sebagainya, kenapa PDI dapat enam, kenapa Golkar dapat tiga dan seterusnya, ada hitungannya,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi apakah Hanura dan PBB bakal mendapat kursi wakil menteri, Pramono menyebut sepenuhnya kewenangan Jokowi.
Pramono menegaskan Jokowi memiliki hak prerogatif untuk memilih menteri sampai staf khusus.
Baca Juga : Jokowi Sebut Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Ini Alasannya
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar