Logo Sulselsatu

Biadab! Anak Ini Gorok Leher Ibunya yang Hendak Salat Tahajud Lalu Diumumkan di Masjid

Asrul
Asrul

Kamis, 09 Januari 2020 10:39

Ilustrasi. (INT)
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Entah setan apa yang merasuki Firman. Warga Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah tega menggorok leher ibu kandungnya sendiri, Es.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Firman yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Desa Tumbang Sangai, nekat menggorok ibu kandungnya di leher dan di sejumlah organ tubuh lainnya.

Menurut Kepala Desa Tumbang Sangai Suryanto, peristiwa tersebut berawal ketika pelaku memanggil ibunya yang hendak salat Tahajud untuk duduk dan bercerita.

Baca Juga : Petarung MMA Asal Tapanuli Utara Dipenjara usai Bunuh Kakak Kandung

“Entah mungkin dalam komunikasi antara keduanya terdapat sesuatu yang tidak berkenan atau mungkin ada persoalan lainnya, Firman langsung membunuh ibunya tersebut,” ujar Suryanto, seperti dikutip dari kumparan, Kamis (9/1/2020).

Usai membunuh ibunya, pelaku langsung mendatangi masjid dan mengumumkan untuk upacara pemakaman ibunya tersebut dan disertai dengan alasan tewasnya sang ibu.

“Pengumuman besok ada acara penguburan, mohon partisipasinya yang baik dari kita semua,” ujar kades yang akrab disapa H Toto menirukan ucapan pelaku.

Baca Juga : Berkaca dari Kasus Penculikan dan Pembunuhan di Makassar, Danny Pomanto Minta Pemasangan CCTV Setiap Lorong

Selang beberapa saat kemudian, pelaku melanjutkan pengumumannya dengan mengatakan bahwa yang meninggal adalah ibu kandungnya dan dibunuh oleh dirinya.

Usai mendengar informasi tersebut, sebagian warga sekitar yang masih terlelap tidur pun terkejut dan langsung mendatangi masjid.

“Warga awalnya tidak percaya dengan pengumuman itu. Tetapi ketika sampai di masjid setempat mereka melihat pelaku mengenakan kopiah, batik dan, celana tisu hitam sedang berada di masjid,” kisahnya.

Baca Juga : Dua Remaja di Makassar Terlibat Kasus Pembunuhan dan Penjualan Organ, DP3A Siap Dampingi Pelaku

Untuk membuktikan berita tersebut warga bersama pelaku menuju rumah korban yang juga dihuni pelaku.

“Pas sampai dirumah lihat ibunya sudah berlumuran darah dengan luka dibagian leher dan lengan. Lalu parang yang digunakan untuk membunuh diletakan di samping mayat ibunya,” ujarnya.

Peristiwa tragis dan miris ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian setempat.

Baca Juga : Ditahan Akibat Kasus Pembunuhan, Iqbal Asnan Kembali Terjerat Kasus Korupsi

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....