KemenPAN RB Minta Pejabat dan Kepala Daerah Tak Lagi Rekrut Honorer

JAKARTA – Pemerintah memastikan tak ada lagi rekrutmen tenaga honorer mulai tahun ini. Hal ini menyusul kepastian gaji tenaga honorer yang akan dianggarkan melalui APBD atau APBN.

“Harusnya tidak (ada perekrutan tenaga honorer lagi) lah, karena harus teranggarkan. Misalnya saya menteri mau merekrut–paling lama lima tahun masa jabatan saya. Saya harus menyisihkan pos anggaran untuk itu, untuk tenaga yang dibutuhkan–ahli IT atau apa,” kata MenPAN RB Tjahjo Kumolo usai rapat dengan Komite I DPD RI di kawasan Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020) seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Pada saat rapat Tjahjo sempat menyinggung soal kebiasaan beberapa kepala daerah yang acap kali membawa rombongannya untuk dijadikan tenaga honorer. Tindakan tersebut membikin jumlah tenaga honorer membengkak. Tjahjo tak merinci jumlahnya.

“Bicara tenaga honorer, ini kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Jujur, kalau kita ikuti awal-awal dulu yang pensiun 10, yang meninggal 10, pasti memasukkan pegawainya ada yang 50 ada yang 100. Itu jelas. Makanya membengkak seperti ini,” tutur Tjahjo di hadapan anggota Komite I DPD RI.

Iklan Honda

“Yang kedua, setiap kepala daerah hasil Pilkada Serentak pasti membawa gerbong. Kadang-kadang tidak pas ditaruh di mana. Kemarin kami mendatangi Pak Mendikbud itu banyak tenaga guru yang diambil oleh kepala daerah untuk menjadi pejabat struktural. Kan tidak pas juga,” ia membeberkan.

Alhasil tenaga honorer yang diangkat itu tak sesuai kebutuhan organisasi dan justru menjadi beban. Karena itu perbaikan komposisi hingga pelarangan perekrutan pun dilakukan.

Pelarangan perekrutan tenaga honorer di lingkungan pemerintahan seluruh Indonesia menurut Plt Kepala Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono sebenarnya sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018. Pasal 96 yang terdiri atas tiga ayat dilarang bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dilarang mengangkat pegawai non-PNS dan/atau non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN.

Ayat dua dituliskan larangan itu berlaku pula bagi pejabat lain di lingkungan instansi pemerintahan yang melakukan pengangkatan pegawai non-PNS dan/atau non-PPPK.

Jika ada pelanggaran, pada ayat ketiga dijelaskan sanksi akan diberikan kepada PPK atau pejabat tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu Deputi SDM Aparatur Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmaja menuturkan tenaga honorer yang tersisa kini tengah dalam proses perampungan untuk diangkat, baik melalui jalur seleksi CPNS ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Seperti diketahui, sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, di pemerintahan memang tak ada istilah tenaga honorer. Hanya ada pegawai negeri sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Karena UU ASN tidak lagi ada istilah pengangkatan otomatis dan, dilakukanlah seleksi formasi khusus untuk eks tenaga honorer, ini yang masih memenuhi syarat untuk seleksi CPNS, dipersilakan. Tapi tetap seleksi. Dan yang lulus kurang lebih 8.000,” terang Setiawan.

“Dan yang tidak memenuhi syarat usia CPNS, silakan mengikuti seleksi PPPK. Dan dengan cara seperti ini, ASN yang masuk melalui mana pun juga pastinya akan lebih selektif. Yang lulus P3K ini kurang lebih ada 51 ribu dan mayoritas dari guru,” lanjut dia lagi.

Editor: Hendra Wijaya

 

...
Sulselsatu

RMS Paketkan Danny-None di Pilwali Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kejutan-kejutan politik kembali tersaji di Pilwali Kota Makassar yang kian hari makin hangat. Kejutan terbaru, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse menyatukan...
Sulselsatu

Video Pelajar SMK Diduga Mesum Beredar di Parepare, Ini Kata Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sebuah video pelajar yang diduga mesum beredar dan viral di media sosial. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, dimana...
Sulselsatu

Ini 10 Menteri Terbaik Jokowi Versi Indo Barometer, Ada Nama SYL

SULSELSATU.com, JAKARTA - Nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo masuk nominasi memiliki kinerja baik selama 100 hari pemerintahan presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH...
Sulselsatu

1.162 CPNS Jeneponto Tembus Passing Grade, BPKSDM: Belum Tentu Lolos SKB

SULSELSATU,JENEPONTO - BKPSDM Jeneponto mencatat peserta CPNS yang menembus passing grade sebanyak 1.612 orang. Dari 5.587 yang mendaftar CPNS, hanya 5.353 orang mengikuti SKD yang...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Ribuan Burung Gagak Serbu Wuhan

SULSELSATU.com - Ribuan burung gagak serbu Wuhan, China. Video ini beredar di media sosial saat Wuhan tengah menghadapi wabah virus corona. Video tersebut viral usai diunggah...
Sulselsatu

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...
Sulselsatu

Pemkab Barru Siapkan Bola Sobae Untuk Penginapan Peserta CPNS

SULSELSATU.com, BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru menyiapkan baruga Bola Sobae Jalan Sultan Hasanuddin sebagai tempat penginapan bagi peserta CPNS yang berada diluar kota. "Untuk...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Seorang Pria di Jeneponto Tega Aniaya Ibu dan Bapaknya

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Seorang Pria di Jeneponto Sulawesi Selatan tega menganiaya kedua orang tuanya sendiri di dalam rumah kontrakan Kompleks Pasar Karisa, Sabtu (15/2/2020). Pria...
Sulselsatu

GALERI FOTO: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembakaran Rumah di Tinumbu

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar menggelar rekonstruksi kasus pembakaran di Jalan Tinumbu beberapa waktu lalu di Jalan Serui, Makassar, Selasa...

Baca Juga

Sulselsatu

BPS Makassar Buka Layanan Sensus Penduduk Online, Ini Link dan Tata Caranya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Makassar membuka Sensus Penduduk Online 2020 yang dimulai sejak 15 Februari 2020 dan akan berakhir pada 31...
Sulselsatu

Polisi Peduli, Polsek Kajuara Bagi-bagi Sembako

SULSELSATU.com, SINJAI - Personel Polsek Kajuara melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Ellue dan Dusun Hulo, Desa Massangka, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Kamis (27/2/2020). Bhabinkamtibmas...
Sulselsatu

Bukan Appi, PKB Beri Surat Tugas ke Ical

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memutuskan kandidat yang akan diusung dalam perhelatan Pilwali Makassar 2020. Partai yang dikomandoi oleh Muhaimin Iskandar itu,...
Sulselsatu

Maju di Pilkada Pangkep, Lutfi Hanafi Survei 5 Calon Wakil

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal calon Bupati Pangkep Muh Lutfi Hanafi saat ini tengah menggodok calon wakilnya melalui survei. Lutfi juga mengaku sudah membahas secara bersama-sama...

TERKINI

Sulselsatuvideo

VIDEO: Tak Terima Anaknya Dihukum, Orang Tua Murid Paksa Guru Merangkak Dalam Kelas

SULSELSATU.com - Seorang guru dipaksa merangkak di dalam kelas. Peristiwa pilu tersebut...
Sulselsatu

Saudi Anggap Indonesia Terkontaminasi Virus Corona

JAKARTA - Arab Saudi resmi memberlakukan larangan WNA masuk ke negaranya....
Sulselsatu

Landamal VI Motivasi Catam TNI AL Jelang Tes di Malang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bertempat di Gedung Werving Mako Lantamal VI, Wakil...
Sulselsatu

Tujuh Pesawat Jemaah Umrah Indonesia Sudah Mendarat di Saudi

JAKARTA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan larangan WNA masuk...
Sulselsatu

Jelang El Clasico, Setien Pantau Pertandingan Madrid Vs City

MADRID - Pelatih Barcelona Quique Setien memata-matai laga Real Madrid vs...
Sulselsatuvideo

VIDEO: 188 WNI Kru Kapal World Dream Dievakuasi

SULSELSATU.com - Puluhan WNI kru kapal World Dream dipindahkan ke KRI...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Heroik, Polantas Ini Gendong Pria yang Terkena Serangan Jantung

SULSELSATU.com - Aksi heroik polisi lalu lintas viral di media sosial. Polantas yang diketahui bernama Bripka Sigit Prabowo terlihat bergegas menggendong seorang pria yang terkena...