Logo Sulselsatu

Pandemi Corona, UEFA Tunda EURO 2020 hingga 2021

Asrul
Asrul

Rabu, 18 Maret 2020 10:13

Logo UEFA (int)
Logo UEFA (int)

JAKARTA – Asosiasi Sepakbola Eropa atau Union of European Football Associations (UEFA), memutuskan untuk menunda EURO 2020 imbas pandemi corona. Sedianya, kompetisi klub nasional terbesar di Eropa ini bergulir pada Juni-Juli 2020.

Presiden UEFA Aleksander Čeferin mengatakan, hal ini dilakukan guna menghindari tekanan yang tidak perlu pada layanan publik nasional yang terlibat dalam pertandingan. Sekaligus juga membantu semua kompetisi domestik, yang saat ini ditahan karena Covid-19, untuk diselesaikan.

“Kesehatan para penggemar, staf, dan pemain harus menjadi prioritas nomor satu kami. Dengan semangat itu, UEFA mengajukan berbagai opsi sehingga kompetisi dapat berakhir musim ini dengan aman,” kata Čeferin di situs resmi UEFA.

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

“Saya bangga dengan respons rekan-rekan saya di seluruh sepakbola Eropa. Ada semangat kerja sama yang nyata, dengan semua orang mengakui bahwa mereka harus mengorbankan sesuatu untuk mencapai hasil terbaik.”

Semua kompetisi dan pertandingan UEFA, termasuk pertandingan persahabatan, untuk klub dan tim nasional untuk pria dan wanita akan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Selain itu, pertandingan play-off UEFA EURO 2020 dan pertandingan persahabatan internasional, yang awalnya dijadwalkan pada akhir Maret, akan dimainkan setidaknya pada awal Juni, tergantung pada situasi ke depannya.

Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir

Setidaknya kini UEFA membentuk kelompok kerja dengan partisipasi dari liga dan perwakilan klub guna memeriksa solusi kalender yang akan memungkinkan penyelesaian pertandingan musim saat ini dan konsekuensi lain dari keputusan yang sudah dibuat.

Keputusan, yang diambil oleh Komite Eksekutif UEFA, mengikuti pertemuan konferensi video yang diadakan hari ini dengan presiden dan sekretaris umum dari 55 asosiasi nasional, serta perwakilan dari Asosiasi Klub Eropa, Liga Eropa, dan FIFPro Eropa. Hal ini dilakukan guna menemukan rencana yang koheren akibat penyebaran virus di seluruh benua.

UEFA EURO 2020 dijadwalkan berlangsung di 12 kota di seluruh Eropa dari 12 Juni hingga 12 Juli 2020. Tanggal baru yang diusulkan adalah dari 11 Juni hingga 11 Juli 2021. Pemilihan tanggal baru dilakukan guna meyakinkan penonton yang sudah membeli, bahwa jika mereka tidak dapat hadir turnamen pada tahun 2021, nilai nominal tiket dan paket mereka akan dikembalikan penuh.

Baca Juga : PT Bumi Karsa Dirikan Posko Mudik, Bentuk Peduli Keselamatan dan Kenyamanan Para Pemudik

Sedangkan keputusan tanggal untuk kompetisi UEFA lainnya, baik klub atau tim nasional untuk pria atau wanita, akan diambil dan diumumkan saat semuanya mencapai keputusan dari konferensi video tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik30 Januari 2026 23:07
Hadiri Rakernas PSI, RMS dan Wagub Fatmawati Sambut Jokowi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di Kota Makassar dan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sul...
Pendidikan30 Januari 2026 21:52
Jelang Pelantikan DPP IKA Unismuh, Pengurus Temui Wali Kota Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni (DPP IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar audiensi deng...
Video30 Januari 2026 21:31
VIDEO: Penampilan juara iForte National Dance Competition Makassar
SULSELSATU.com – Babak kurasi iForte Dance Competition Makassar berlangsung di Mal Ratu Indah, Kamis (29/1/2026). 13 grup tampil menyuguhkan per...
Makassar30 Januari 2026 20:51
Munafri Tekankan OPD Pangkas Ego Sektoral agar Pelayanan Publik Tak Terhambat
SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualit...