SULSELSATU.com, GOWA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa Layla Azis Hamrat mengatakan, 10 ton beras yang disiapkan pihaknya merupakan persediaan untuk menutupi kebutuhan jika terjadi rawan pangan. Sementara adanya wabah Covid-19 ini masuk dalam peruntukannya.
“Tahun ini memang kita siapkan untuk rawan pangan, seperti gagal panen, kekeringan, dan bencana baik banjir, longsor, termasuk wabah Covid-19 ini,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).
Hingga saat ini, jumlah beras yang sudah disalurkan untuk warga yang terdata sekitar 500 kilogram atau setiap orangnya mendapat jatah 5 kilogram untuk kebutuhan 14 hari pada masa inkubasi.
Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga
Pemberian paket sembako ini sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah kepada warganya yang teridentifikasi virus Covid-19 beserta keluarganya. Tujuannya agar mereka dapat melakukan isolasi mandiri secara disiplin tanpa memikirkan kebutuhan pangan selama menjalani masa karantina.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar