Logo Sulselsatu

TP PKK Sulsel dan Makassar Berbagi Masker ke Anak-Anak

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Juni 2020 11:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Sulsel, Ketua TP PKK Makassar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar bersama International Organization for Migration (IOM) ikut memberikan perhatian khusus ke anak-anak yang ikut terdampak Covid-19.

Berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Ketua TP PKK Prov Sulsel, Lies F Nurdin menyerahkan dan memakaian masker secara simbolis kepada anak-anak yang berada dibawah naungan DP3A Makassar.

“Anak-anak layak mendapatkan perhatian di tengah pandemi, dan harus dibiasakan menggunakan masker. Karena tergolong rentan terhadap Covid,” ujarnya.

Baca Juga : Andi Indriaty Siap Lanjutkan Program PKK dan Posyandu di Sulsel

Hal senada diungkapkan Ketua TP PKK Makassar, Andi Masniawati Z Yusran, sesuai dengan instruksi TP PKK Provinsi untuk lebih peduli pada kondisi anak-anak.

“Beliau sebelumnya telah berhasil menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai kabupaten layak anak, begitupun dengan Makassar, dan hal ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” lanjutnya.

Sementara itu, Son Ha Dinh, selaku programme coordinator IOM menyampaikan bahwa melalui program ini selain memberikan perhatikan kepada anak-anak, juga menjadi kolaborasi antara warga Makassar dan juga Imigran.

Baca Juga : Pj Ketua PKK Sulsel Terima Kunjungan Pengurus YKI, Perwosi, dan PII

“Di Makassar terdapat 1.684 Imigran, mereka pun secara bersama dengan warga binaan DP3A, menjahit sekitar 7.000 masker yang akan digunakan anak-anak,” ujarnya.

“Masker yang dijahit lebih spesifik untuk anak–anak. Karena kami belum menemukan masker khusus untuk digunakan bagi mereka,” tambahnya.

Sementara itu Kepala DP3A, Tanri Palallo menambahkan bahwa dalam pembuatan masker warga ini, pihak IOM memberikan bantuan bahan-bahan pembuatan dan dijahit oleh warga dan para imigran.

Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Makassar Tekankan Pentingnya Pemberian ASI Ekslusif

“Alhamdulillah ide dari Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) sebagai jaringan P2TP2A Makassar, sangat membantu, khususnya bagi kesehatan anak-anak di tengah pandemi,” ujarnya.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...