Logo Sulselsatu

Tiba di Sinjai, 11 Pekerja Migran Deportasi Malaysia Langsung Isolasi Mandiri

Asrul
Asrul

Sabtu, 06 Juni 2020 16:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINJAI – Sebanyak 11 orang Pekerja Migran Indonesia deportasi Malaysia tiba di Kabupaten Sinjai, Jumat malam (5/6/2020).

Mereka tiba di Sinjai sekira pukul 23.00 wita, dan dijemput oleh Sekda Sinjai, Akbar Mukmin yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Budiaman, Kepala Dinas Perhubungan Andi Irwan Syahrani, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja, Firdaus.

Akbar Mukmin dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan berharap kepada warga yang baru tiba, hendaknya turut berperan serta dalam membantu pemerintah daerah yang hingga saat ini masih terus berupaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga : Perkuat Literasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia, OJK Luncurkan Buku Saku

Akbar berpesan dan sekaligus berharap para tenaga kerja ini agar mengikuti instruksi Pemerintah Kabupaten Sinjai agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

“Untuk sementara tidak dulu bergaul dan berinteraksi langsung dengan keluarga, kerabat maupun dengan masyarakat sekitar, karena kita belum bisa memastikan siapa di antara kita yang berpotensi menularkan atau ditulari virus Covid-19 yang sedang mewabah saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Sinjai, Firdaus mengatakan pekerja migran tersebut dijemput di perbatasan Bone-Sinjai.

Baca Juga : Bank Sulselbar Tingkatkan Literasi Perencanaan Keuangan 100 PMI ke Jepang di Kabupaten Maros

“Belasan warga asal Sinjai yang merupakan pekerja deportasi dari Malaysia ini dijemput oleh masing-masing pemerintah kecamatan tempat mereka tinggal dan lansung dilakukan isolasi mandiri,” kata Firdaus.

Berdasarkan data yang dihimpun, belasan pekerja ini berasal dari lima kecamatan di Kabupaten Sinjai. Yakni, 3 orang dari Kelurahan Samaenre, Kecamatan Sinjai Selatan, 2 orang dari Desa Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong, 1 orang dari Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, 1 orang dari Desa Bulutellue dan 1 orang dari Desa Lamattiriawang, Kecamatan Bulupoddo, serta 3 orang dari Kecamatan Tellulimpoe

Penulis: Andi Irfan Arjuna

Baca Juga : OJK Bersama BI dan KP2MI Edukasi Literasi Keuangan Bagi Perempuan Pekerja Migram Indonesia

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...