Logo Sulselsatu

Dewan Sarankan Perumda Air Minum Makassar Lakukan Penggantian Pipa Lama

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Juli 2020 15:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar mengeluhkan sejumlah pipa tua yang dianggap membutuhkan Relokasi atau penggantian pipa baru.

Berdasarkan laporan dari Humas PDAM Kota Makassar masih ada sekitar puluhan kilometer panjang pipa tua yang tersebar di kota-kota lama Makassar seperti Jalan Ratulangi, Sudirman dan Ahmad Yani.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Mario David yang ditemui di ruangannya menjelaskan bahwa semestinya pipa lama tersebut dapat diupayakan pemerintah kota untuk segera diganti agar pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik.

Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis

“Pokoknya kalau harus perbaikan yah lakukan perbaikan, kenapa tidak, anggarannya banyak kok, kemarin itu deviden sempat kita kembalikan, itukan untuk infrastruktur, jadi ganti saja itu semua pipa-pipa lama,” ujar legislator NasDem ini, Rabu (29/7/2020).

Mario melaporkan tingkat pelayanan PDAM sendiri masih terpaut di angka 70 persen, sejumlah daerah masih belum bisa menikmati air, dan sebagian lainnya masih mengeluhkan air yang keruh. Penggantian pipa tersebut dianggap dapat menjadi solusi jitu dalam menuntaskan persoalan tersebut.

Selain itu Mario meminta PDAM lebih bijak terhadap pelanggan air yang tidak mendapatkan pelayanan optimal dengan memberikan kebijakan ke mereka.

Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak

“Ketika terjadi berlarut-larut (pelayanan yang tidak optimal) kami minta seluruh air baku itu gratis ke mereka,” ujar Mario menyarankan.

Sementara itu Humas PDAM Kota Makassar Muhammad Rusli mengakui beberapa keluhan memang disebabkan oleh pipa-pipa tua yang terinstall di kota lama Makassar, sejumlah kebocoran dan air keruh banyak disebabkan oleh pipa-pipa tersebut sehingga dinilai urgen untuk segera menggantinya.

Dia membeberkan bahwa pipa tersebut merupakan sisa pipa dari Zaman Kolonial buatan Belanda yang tertanam sejak 1924, sehingga kebanyakan pipa sudah korosit dan mudah rusak yang mengakibatkan air keruh.

Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar

“Itu memang pipa eks Belanda dan masih terpakai sampai sekarang itu dan parahnya itu sudah di tengah jalan,” kata Rusli.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...