images-ads-post

Pemprov Sulsel Era Nurdin Mulai Garap Kembali Proyek CPI Peninggalan SYL

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara serius memulai tahap revitalisasi Center Point of Indonesia (CPI) yang terletak di jantung ibu Kota Sulawesi Selatan ini.

Bersama Kejaksaan Tinggi Negeri, Badan Pertanahan Nasional dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel serta Pemerintah Kota Makassar, Pemprov mulai menelisik asset lahan di kawasan CPI yang direncanakan menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan pusat bisnis ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat yang hadir dalam rapat koordinasi di Kejati Sulsel menyebutkan, penataan aset di kawasan CPI yang melibatkan Kejati dan KPK, serta BPN dan BPKP Sulsel mulai dilakukan menuju percepatan pembangunan kawasan ini.

“Ini dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur pembangunan destinasi wisata dan perkembangan investasi di Sulsel,” kata Abdul Hayat dalam rapat yang digelar di Gedung Kejati Sulsel, Rabu (5/8/2020).

Dalam pertemuan ini, Kepala BPN Sulsel, Bambang Priono menyebutkan, total lahan yang berhak dikelola oleh Pemprov Sulsel di kawasan CPI adalah 50,47 hektare. Bagian ini merupakan kompensasi dari 150 total lahan reklamasi yang dikelola PT Yasmin Wisata Mandiri.

Bambang menyebutkan, hingga saat ini PT Yasmin telah menyerahkan sebanyak 38 hektare lahan kepada Pemprov Sulsel. Namun baru 32 hektare yang bisa diproses untuk disertifikatkan. Sementara sisa lahan yang diperuntukkan untuk Pemprov Sulsel sejumlah 12,11 hektare akan dilakukan di sebelah barat Pulau Lae-Lae.

“Yang bisa realisasi hak pengelolaannya adalah 32 hektare, sementara kewajiban PT Yasmin kepada Pemprov senilai 12,11 hektare, diputuskan dan disetujui kewajiban PT Yasmin akan dilakukan di sebelah barat Pulau Lae-Lae,” jelas Bambang.

Nantinya, lanjut Bambang, lahan sebesar 12,11 hektare lahan reklamasi milik Pemprov di Pulau Lae-Lae akan dirancang sebagai pusat wisata bahari di tengah kota Makassar.

Sementara, General Manager Ciputra, Hendra Wahyudi menjelaskan, penunjukkan Pulau Lae-Lae untuk diserahkan kepada Pemprov telah merujuk pada Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) yang secara umum menyebutkan rencana wilayah ini sebagai zona wisata. Ia menambahkan Pulau Lae-Lae juga tidak masuk dalam kawasan konservasi dan telah keluar dari Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp).

“Sehingga disepakati Pulau Lae-Lae menjadi lokasi reklamasi untuk digunakan oleh Pemprov Sulsel,” kata Hendra.

Saat ini, Pemrov Sulsel telah membentuk tim percepatan untuk menyelesaikan revitalisasi aset dan pengembangan kawasan CPI. Tim ini melibatkan Kejati, BPKP, BPN, Pelindo, Pemkot Makassar, OPD terkait serta perguruan tinggi.

Dalam perencanaannya, Pemprov Sulsel di kawasan ini akan dibangun twin tower yang menjadi ikon yang akan menjadi pusat kegiatan pemerintahan, pusat bisnis dan jasa. Rencananya juga akan dilakukan penataan Jalan Kawasan Metro Tanjung Bunga sejauh 5 kilometer.

Editor: Asrul

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

DPW PPP Sulsel Bentuk Panitia Muswil, Digelar Mei 2021

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah membentuk panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dilakukan di Sekretariat PPP Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Saddang. Rapat pembentukan...

Walikota Danny Temui Wakil Ketua KASN, Bahas Soal Lelang Jabatan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menemui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Membahas kelanjutan lelang jabatan yang akan dilakukan di Pemkot Makassar. Danny...

Humas RSUD Parepare Rilis Jadwal Layanan Poli Selama Ramadan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Humas RSUD Andi Makkasau Parepare kembali merilis jadwal terbaru pelayanan rawat jalan selama ramadan. Berikut jadwal layanan 17 Poli RSUD Andi Makkasau: 1....

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

Rektor UPA Sebut Pemprov Sulsel Jual Besi Tua Stadion Mattoanging: Duitnya Diambil Nurdin Abdullah

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pengamat Pemerintahan Universitas Patria Artha Makassar (UPA) Bastian Lubis menilai sejak awal pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel tak memiliki niat untuk melakukan...

3 Cara Ampuh Keluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

SULSELSATU.com - Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu. Akibatnya, bukan hanya...

VIDEO: Video Syur Mirip Gisel Viral di Media Sosial

SULSELSATU.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video syur yang diduga mirip dengan Gisel, Sabtu (7/11). Nama Gisel trending di Twitter karena beredar video syur...

Hotel Dalton Makassar Siapkan Menu Buka Puasa Sepuasnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dalton Makassar selama Ramadan 2021 menawarkan paket buka puasa makan sepuasnya (all you can eat) mulai dari harga Rp68 ribu nett...
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar