iklan Kareba Parlementa

Tersangka Kasus OTT Disdik Sidrap Sebut 48 Orang Penerima Fee Proyek

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, SIDRAP – Hajar, adik ipar dari Ahmad yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi Dinas Pendidikan Sidrap mengaku, bahwa ada 48 orang yang menerima hasil fee dari proyek DAK Disdik.

Ke-48 orang tersebut termasuk pejabat, tokoh dan keluarga pejabat di Kabupaten Sidrap.

“Di catatan Ahmad disertai beberapa bukti, tidak kurang 48 orang yang menerima dana fee proyek DAK Disdik Sidrap dari Ahmad langsung atas perintah atasannya Syahrul Syam Kadisdik Sidrap,” kata Hajar kepada sejumlah LSM dan aktivis yang mendatangi kediamannya di Sidrap.

Kwitansi aliran dana kasus dugaan korupsi DAK Fisik Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap. (ist)

Hajar menuturkan, ia didatangi 11 aktivis mahasiswa dan LSM. Mereka meminta agar ia menceritakan asal-usul kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Disdik Sidrap yang menyeret Ahmad, kakak iparnya.

Baca juga: Kasus OTT Disdik Sidrap, Tersangka Curiga Bakal Jadi Tumbal

Menurut Hajar, para aktivis itu merasa yakin, kalau di Sidrap ini kehidupan demokrasinya sehat, dan DPRD atau anggota DPRD Sidrap aspiratif, peka pada masalah rakyat, maka kasus OTT Disdik ini, bisa dipastikan akan membuahkan Hak Angket di DPRD Sidrap.

Sebelumnya, Hajar yang sehari-harinya mendampingi Ahmad menceritakan, bahwa kakak iparnya tersebut mengakui telah membagi-bagikan fee proyek atas perintah Kadisdik Syahrul Syam. Jumlahnya bervariasi, mulai Rp10 juta hingga Rp300 juta. “Ada yang sekali menerima dan ada yang sampai lima kali menerima dana fee dari Ahmad,” katanya.

Kepada para aktivis, Hajar bahkan menunjukkan bukti soft copy kwitansi pembayaran tagihan Bupati Dollah Mando kepada sahabatnya H. Madi. Soft copy tersebut tersimpan di smarphone-nya.

“Kwitansi itu bukti bahwa Ahmad telah mentransfer uang ke nomor rekening H. Madi di BRI di nomor rekening 5065-01-009-670-53. Diteken oleh keluarga H. Madi di Toko Alif,” ungkap Hajar.

Dana yang ditransfer itu adalah dana dari Syahrul Syam yang diminta oleh atasannya itu, dicatatkan akan diambil atau ditutupi dari dana fee proyek pengadaan baja ringan di tahun 2019. “Feenya diambil duluan, kira-kira seperti itulah,” ungkapnya.

Hajar menyebut nama pejabat siapa lagi selain bupati. Adalah, Kepala BKD Sidrap aktif.

“Ahmad bilang, dana yang asalnya dari fee proyek DAK Disdik Ahmad bayarkan tanah Kepala BKD yang ada di sekitar tanah komplek perumahan Doni, atas perintah Pak Syahrul. Kepala BKD itu punya tanah di sekitar tanah Doni putra Bupati Sirap.”

“Fakta-fakta dan bukti penguat fakta kasus ini dari pihak Ahmad, semuanya sudah diserahkan ke tim pengacara Ahmad,” pungkas Hajar.

Editor: Hendra Wijaya

 

Iklan PDAM
...

Populer

VIDEO: Habis Nonton Film Porno, Seorang Ayah di Medan Tega Setubuhi Anak Kandung

SULSELSATU.com - Seorang pria di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara tega setubuhi anak kandungnya. Dalam video terlihat pelaku berada di kantor polisi untuk dimintai keterangan. Pelaku...

Gempa di Sulbar, Wali Kota Parepare Intruksikan Jajarannya Salurkan Bantuan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, prihatin atas gempa berkekuatan 6,2sr yang terjadi di Sulawesi Barat. Dimana mengakibatkan berbagai fasilitas pemerintahan...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

VIDEO: Kepanikan Warga Saat Gempa 6,2 Magnitudo di Majene Sulbar

  SULSELSATU.com - Gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat membuat kepanikan dan kerusakan di Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) , Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WITA. Sejumlah rumah...

Kabar Buruk! Pemkot Makassar Bakal Rumahkan Tenaga Honorer

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 200 pegawai Pemerintah Kota Makassar yang berstatus tenaga kontrak atau honorer disejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan di rumahkan. Hal...

Artikel Lainnya

Kantor PSSI di Senayan Digeledah Satgas Antimafia Bola

SULSELSATU.com, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola menggeledah kantor Persatuan Sepakbola Seluruh...

NA Ancam Pangkas Anggaran OPD yang Tak Punya Program Prioritas

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan melakukan pemangkasan anggaran...

NA Halal Bihalal Bersama IKAMI Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Sulsel,Nurdin Abdullah menghadiri halal bihalal virtual...

Usut Peredaran Narkoba yang Dikendalikan Napi, Polres Palopo Terkendala Ini

SULSELSATU.com, PALOPO - Polres Palopo terus mendalami dugaan peredaran narkoba yang...

Ini Deretan Inovasi Pemkab Lutra yang Masuk Top KIPP Sulsel

SULSELSATU.com, LUTRA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berhasil meloloskan lima inovasinya...

Terkini

Dua Korban Gempa Sulbar Dirawat di RS Andi Makkasau Parepare, Begini Kondisinya

SULSELSATU.com, PAREPARE - RSUD Andi Makkasau Parepare saat ini tengah menangani...

VIDEO:Salut, Aksi 3 Ukhti Ajak Bocah Penjual Krupuk Makan di Restoran

SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan tiga wanita yang mengajak bocah penjual...

VIDEO: Detik-detik Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Marahi Pengemis

SULSELSATU.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi marah kepada seorang pengemis...

VIDEO: Singgah Jenguk Orang Tua, Ustadz Das’ad Latif Selamat dari Gempa Bumi

SULSELSATU.com - Ustadz Das'ad Latif menceritakan dirinya selamat dari gempa bumi...

Pemkot Parepare Siapkan Posko Peduli Gempa Sulbar

SULSELSATU.com, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare bergerak cepat aksi peduli...