Logo Sulselsatu

Messi Bakal Hengkang, Neymar dan Di Maria Ajak Gabung PSG

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Agustus 2020 20:25

Neymar dan Di Maria. (int)
Neymar dan Di Maria. (int)

BARCELONA – Masa depan Lionel Messi di Barcelona terus menjadi perbincangan hangat. Sang mega bintang berkebangsaan Argentina itu dikabarkan sudah tidak betah lagi di Camp Nou.

Informasi terakhir, Messi sudah memutuskan untuk hengkang dari Barcelona. La Pulga sudah meminta manajemen klub untuk membiarkan ia pergi dengan status bebas transfer.

Hanya saja, belum jelas klub mana yang menjadi pelabuhan Messi. Manchester City dan PSG dijabarkan paling berambisi menggunakan jasa La Pulga.

Baca Juga : Jelang FIFA Matchday Indonesia vs Argentina, Puluhan Ribu Nasabah BRI Antusias Tonton Langsung di SUGBK

Dilansir ESPN, Neymar sudah menelpon Messi terkait kemungkinan La Pulga bergabung dengan PSG pada Kamis (27/8) waktu setempat. Neymar berharap bisa membujuk Messi mengikuti jejaknya setelah memutuskan untuk pergi dari tim Catalan.

Neymar dan Messi memang dikenal dekat meski bintang asal Brasil itu sudah pindah klub. Neymar bergabung dengan PSG setelah diboyong dari Barcelona dengan rekor transfer 222 juta euro atau setara Rp3,8 triliun.

Kedekatan itu pula yang membuat Messi terus meminta manajemen Barcelona untuk memboyong kembali Neymar ke Camp Nou. Namun, permintaan Messi itu hingga kini tidak kunjung terealisasi.

Baca Juga : Di Dukung BRI, Potensi Perputaran Ekonomi FIFA Match Day Indonesia vs Argentina Diproyeksi Tembus Rp500 Miliar

Langkah Neymar membujuk Messi juga diikuti oleh Di Maria. Kompatriot Messi di timnas Argentina itu dilaporkan juga telah berbicara langsung dengan penyerang berusia 33 itu.

Di luar rayuan Neymar dan Di Maria, kans PSG merekrut Messi bukan hal yang mudah karena harus memperhatikan regulasi Financial Fair Play (FFP). Kendati demikian, PSG bisa sedikit bernapas lega karena bisa lebih leluasa memberikan gaji besar untuk pemain bintang seiring kepergian Edinson Cavani, Thiago Silva, Thomas Meunier, dan Eric Maxim Choupo-Moting.

PSG punya kesempatan merekrut Messi jika sang pemain pergi dari Barcelona dengan status bebas transfer. Opsi lainnya PSG mendatangkan Messi lewat skema transfer tetapi dengan nilai yang jauh lebih kecil dari klausul pelepasan kontrak sebesar 700 juta euro (Rp12 triliun).

Baca Juga : Lionel Messi 3 Kali Dapat Hadiah dari Gubernur Andi Sudirman

PSG sendiri harus bersaing ketat dengan tim-tim top lain jika bernafsu mendapatkan tanda tangan Messi. Sejauh ini, Manchester City disebut jadi tim yang berada dalam posisi paling depan untuk meminang kapten timnas Argentina itu.

The Citizens bahkan rela melepas tiga pemain yaitu Gabriel Jesus, Bernardo Silva, dan Eric Garcia plus dana 100 juta euro (Rp1,7 triliun) untuk seorang Messi.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Barcelona Lolos ke Semifinal Copa del Rey Setelah Susah Payah Singkirkan Sociedad

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...