Logo Sulselsatu

Kudeta Myanmar, Amerika Ancam Jatuhkan Sanksi

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Februari 2021 02:01

Kendaraan berat militer berjaga-jaga di luar gedung parlemen Myanmar, Selasa (2/2/2021). Foto: VOA
Kendaraan berat militer berjaga-jaga di luar gedung parlemen Myanmar, Selasa (2/2/2021). Foto: VOA

SULSELSATU.com, Yangon – Amerika Serikat mulai menebar ancaman kepada kubu militer Myanmar yang melakukan kudeta. Presiden Joe Biden menyerukan pemulihan demokrasi segera dan memperingatkan bahwa Washington akan memberlakukan sanksi.

“Masyarakat internasional harus bersatu dalam satu suara untuk menekan militer Burma agar segera melepaskan kekuasaan yang mereka rebut,” kata Biden mengacu ke nama lama Myanmar, seperti dilansir AFP.

Inggris juga tak berdiam diri. Dan sudah memanggil Dubes Myanmar untuk melakukan protes informal. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Uni Eropa, dan Australia juga mengecam kudeta Myanmar. Sementara China menolak mengkritik pihak manapun, namun meminta semua pihak menyelesaikan pertikaian.

Baca Juga : Krisis Myanmar Dibahas Hari Ini di Jakarta

Kudeta Myanmar memasuki hari kedua, Selasa (2/2/2021). Pihak militer yang saat memegang kendali, menahan pemimpin negara Aung San Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint dan sejumlah pejabat partai LND.

Gelombang protes melawan kudeta ini tampak berhasil diredam. Karena Militer Myanmar menutup jalan di sekitar Naypyidaw dengan tentara, truk, dan kendaraan lapis baja.

Helikopter juga terbang melintasi kota. Internet di Myanmar diputus pada siang hari, dan bank sempat tutup sebentar. Namun, Asosiasi Bank Myanmar mengatakan, mereka akan buka lagi pada Selasa. Pihak militer menuduh ada kecurangan dalam pemilu Myanmar pada November tahun lalu, yang dimenangi NLD secara telak.

Baca Juga : Amerika Serikat Akhirnya Jatuhkan Sanksi untuk Kudeta Myanmar

Pihak militer sudah mengumumkan akan memegang kekuasaan dalam kondisi darurat di Myanmar selama 12 bulan, dan mengeklaim bakal menggelar pemilu baru.

Editor: Midchal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...