Logo Sulselsatu

Warga Makassar Curhat ke Debbie Rusdin: Bantuan Sosial Tidak Merata

Asrul
Asrul

Rabu, 10 Februari 2021 18:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Reses Anggota DPRD Sulsel, dari Fraksi Golkar, Debbie Purnama Rusdin betul-betul dimanfaatkan untuk mendengar keluhan warga di Dapilnya.

Pada pertemuan bersama dengan warga Kecamatan Makassar adalah reses hari kelima yang dilakukan anggota Komisi E DPRD Sulsel itu, berlangsung di Hotel Aswin, Jalan Latimojong Makassar, Rabu (10/2/2021).

Sebelumnya, penyerapan aspirasi dilakukan Debbie Rusdin di empat titik lainnya, yakni tatap muka dengan warga Kecamatan Tallo, Bontoala, Ujung Tanah dan Wajo. Dalam reses di lima titik tersebut sejumlah keluhan disampaikan warga.

Baca Juga : Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang

Paling dominan dipertanyakan warga, terkait pendataan dilakukan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam hal bantuan sosial. TKSK merupakan ujung tombak pendataan penduduk di setiap Kecamatan.

“Banyak bantuan bu, tapi tidak merata, banyak warga yang kurang mampu yang tidak mendapat bantuan itu. Pendataan yang dilakukan TKSK ini harus diperbaiki,” ungkap Mursalam, warga Kecamatan Makassar.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh warga Ujung Tanah dan Wajo yang mempertanyakan kinerja dari TKSK yang tak maksimal.

Baca Juga : Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN

“TKSK disini tak maksimal lakukan pendataan, tidak update. Pihak terkait harus evaluasi TKSK, kalau bisa dilakukan seleksi kembali. Karena banyak bantuan program PKH dan BLT warga, mereka yang berkah tak tersentuh dengan bantuan itu,” kata Saiful warga Kecamatan Wajo.

Persoalan Zonasi dan Kuota Pulsa paket belajar juga menjadi aduan warga dalam setiap reses, Debbie Rusdin.

Tak hanya itu, warga juga meminta diberi bantuan untuk modal usaha, salah satunya Sainal. Warga kecamatan Makassar yang kini memiliki usaha kerajinan, membuat bunga hias, meminta diberi bantuan modal usaha.

Baca Juga : Zulfikar Limolang Nilai Langkah Gubernur Sulsel Tambah Sumur Bor untuk Petani Sangat Tepat

“Saya punya usaha kerajinan tangan, membuat bunga hias dari limbah bekas. Saya butuh modal agar usaha saya ini bisa berkembang, sehingga dapat memberdayakan pemuda pengangguran di daerah saya,” harap Sainal.

Di tengah – tengah warga, Debbie Rusdin menyampaikan apresiasinya kepada Sainal, yang memiliki kreatifitas sebagai pengrajin bunga.

“Saya sangat mengapresiasi usaha pak Sainal, ini patut di contoh oleh pemuda lainnya agar kreatif, membuat kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Sabar ya pak. Ini pemberdayaan bagian dari program saya. Tidak saya janji ya pak, Insya Allah saya akan perjuangkan untuk diberi modal usaha,” ucap Debbie Rusdin yang disambut tepuk tangan oleh warga.

Baca Juga : Supriadi Arif Minta Durasi Pemadaman Dipangkas, Jangan Sampai Empat Jam

Sementara terkait sejumlah aspirasi lainnya selama reses Debbie Rusdin akan membahas dalam komisinya.

“Ada beberapa aspirasi dari warga selama saya reses. Seperti persoalan sosial, pemberdayaan dan pendidikan. Nanti saya akan bahas di komisi E dan juga memanggil dinas terkait. Semoga harapan warga dapat terkabul,” ucap Debbie

Dalam setiap reses, Debbie Rusdin selalu menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Agar lebih aman dari Covid – 19, setiap warga yang hadir suhu tubuh juga diperiksa.

Baca Juga : Muhammad Sadar Minta PLN Libatkan Industri Besar Kurangi Beban Listrik Saat Krisis Pasokan

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...
Pendidikan23 September 2026 12:21
Kalla Institute Masuk Lima Besar KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif di Makassar
Kalla Institute terpilih sebagai salah satu dari lima perguruan tinggi terbaik dalam Program KRISAN Fellowship, setelah melalui proses seleksi yang di...
News23 September 2026 11:59
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat Breakfast With Leader
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai melalui implementasi program budaya Breakfast With...
Pendidikan23 September 2026 08:10
LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp, Dorong Generasi Qur’ani di Desa Mundan Enrekang
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani melalui program keislaman di desa binaan. Salah satunya melalui Tahf...