SULSELSATU.com, MAKASSAR – Reses Anggota DPRD Sulsel, dari Fraksi Golkar, Debbie Purnama Rusdin betul-betul dimanfaatkan untuk mendengar keluhan warga di Dapilnya.
Pada pertemuan bersama dengan warga Kecamatan Makassar adalah reses hari kelima yang dilakukan anggota Komisi E DPRD Sulsel itu, berlangsung di Hotel Aswin, Jalan Latimojong Makassar, Rabu (10/2/2021).
Sebelumnya, penyerapan aspirasi dilakukan Debbie Rusdin di empat titik lainnya, yakni tatap muka dengan warga Kecamatan Tallo, Bontoala, Ujung Tanah dan Wajo. Dalam reses di lima titik tersebut sejumlah keluhan disampaikan warga.
Baca Juga : Pengawasan di Mangasa, Andre Prasetyo Tanta Terima Keluhan Kabel Provider dan Pendataan Bansos
Paling dominan dipertanyakan warga, terkait pendataan dilakukan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dalam hal bantuan sosial. TKSK merupakan ujung tombak pendataan penduduk di setiap Kecamatan.
“Banyak bantuan bu, tapi tidak merata, banyak warga yang kurang mampu yang tidak mendapat bantuan itu. Pendataan yang dilakukan TKSK ini harus diperbaiki,” ungkap Mursalam, warga Kecamatan Makassar.
Hal yang sama juga dikeluhkan oleh warga Ujung Tanah dan Wajo yang mempertanyakan kinerja dari TKSK yang tak maksimal.
Baca Juga : Pengawasan DPRD Sulsel di Mariso, Andre Prasetyo Tanta Tampung Keluhan Bansos dan Sanitasi
“TKSK disini tak maksimal lakukan pendataan, tidak update. Pihak terkait harus evaluasi TKSK, kalau bisa dilakukan seleksi kembali. Karena banyak bantuan program PKH dan BLT warga, mereka yang berkah tak tersentuh dengan bantuan itu,” kata Saiful warga Kecamatan Wajo.
Persoalan Zonasi dan Kuota Pulsa paket belajar juga menjadi aduan warga dalam setiap reses, Debbie Rusdin.
Tak hanya itu, warga juga meminta diberi bantuan untuk modal usaha, salah satunya Sainal. Warga kecamatan Makassar yang kini memiliki usaha kerajinan, membuat bunga hias, meminta diberi bantuan modal usaha.
Baca Juga : Kunjungi Pelabuhan Bira, Komisi D DPRD Sulsel Dorong Perbaikan Infrastruktur
“Saya punya usaha kerajinan tangan, membuat bunga hias dari limbah bekas. Saya butuh modal agar usaha saya ini bisa berkembang, sehingga dapat memberdayakan pemuda pengangguran di daerah saya,” harap Sainal.
Di tengah – tengah warga, Debbie Rusdin menyampaikan apresiasinya kepada Sainal, yang memiliki kreatifitas sebagai pengrajin bunga.
“Saya sangat mengapresiasi usaha pak Sainal, ini patut di contoh oleh pemuda lainnya agar kreatif, membuat kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Sabar ya pak. Ini pemberdayaan bagian dari program saya. Tidak saya janji ya pak, Insya Allah saya akan perjuangkan untuk diberi modal usaha,” ucap Debbie Rusdin yang disambut tepuk tangan oleh warga.
Baca Juga : Andi Tenri Indah Dorong Modernisasi Pertanian Gowa dengan Bantuan Alsintan
Sementara terkait sejumlah aspirasi lainnya selama reses Debbie Rusdin akan membahas dalam komisinya.
“Ada beberapa aspirasi dari warga selama saya reses. Seperti persoalan sosial, pemberdayaan dan pendidikan. Nanti saya akan bahas di komisi E dan juga memanggil dinas terkait. Semoga harapan warga dapat terkabul,” ucap Debbie
Dalam setiap reses, Debbie Rusdin selalu menerapkan protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Agar lebih aman dari Covid – 19, setiap warga yang hadir suhu tubuh juga diperiksa.
Baca Juga : DPRD Sulsel Evaluasi Pengelolaan Dana BPJS Kesehatan Provinsi dan Daerah
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar