SULSELSATU.com, Parepare – Laju inflasi Kota Parepare dinilai masih terkendali. Hal ini sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS Kota Parepare, Guruh Wahyu mengatakan, besaran inflasi selama satu tahun, dari bulan Januari hingga Desember 2020 yaitu 1,61 persen.
“Inflasi Kota Parepare dirilis setiap bulan. Akhir Desember 2020, inflasinya terendah sebesar 0,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,47. Sedangkan Inflasi tertinggi terjadi di Kota Makassar sebesar 0,57 persen,” katanya.
Baca Juga : Taufan Pawe Optimistis IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik pada 2028
Menurutnya, inflasi yang terjadi di Kota Parepare pada bulan Desember 2020 disebabkan beberapa hal, ada 320 indikator penilaiannya.
Kenaikan harga pada kelompok komoditas makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,36 persen. Kelompok komoditas perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen.
Kelompok komoditas perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,10 persen. Kelompok komoditas transportasi sebesar 0,16 persen, kelompok komoditas rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,23 persen, dan kelompok komoditas pendidikan sebesar 0,09 persen.
Baca Juga : Taufan Pawe Serukan Gotong Royong Hadapi Bencana Sumatera-Aceh di Acara HUT Golkar
“Sedangkan kelompok komoditas yang mengalami penurunan harga adalah kelompok komoditas kesehatan sebesar minus 0,03 persen dan perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar minus 1,13 persen. Kelompok komoditas pakaian dan alas kaki, kelompok komoditas informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, dan kelompok komoditas penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan harga,” papar Guruh.
Sebelumnya, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengimbau, kepada seluruh SKPD dapat bekerja secara integritas agar laju inflasi di Parepare dapat terkendali, salah satu sub sistem adalah perdagangan.
“Nah kalau inflasi kita rendah dan terkendali, maka daya beli masyarakat dan ketersediaan bahan pangan yang ada akan memadai. Untuk itu, semua SKPD harus bergerak secara terintegrasi,” ujar Wali Kota berlatar belakang praktisi hukum ini.
Baca Juga : Menuju 2026, Taufan Pawe Dorong Optimalisasi Kinerja Kementerian dan Penyelenggara Pemilu
Penulis: Andi Fardi
Editor: Midkhal
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar