SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Andi Marzuki Wadeng tak menampik akan ada diskresi yang turun pada Musda DPD II Golkar se-Sulsel.
Kata dia, siapa yang mendapat diskresi maka peluangnya untuk terpilih sebagai ketua, sangat besar.
“Diskresi itu dimintakan sama DPD I ke DPP. Siapa yang dimintakan, maka itu yang diharapkan menjadi ketua,” sebut Andi Marzuki, Jumat (12/2/2021).
Baca Juga : Diskusi Masa Depan Sulsel, Arief Rosyid Yakin Golkar Jadi Rumah Politik Anak Muda
Eks legislator DPRD Sulsel ini menambahkan, diskresi Ketum DPP hanya keluar untuk satu daerah, bila memang diperlukan. Sebab diskresi tak sembarangan keluar dalam Musda.
“Tidak mungkin dalam satu daerah, itu ada dua diskresi. Tidak mungkin. Jadi hanya satu,” ungkap Marzuki.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Publik Golkar Sulsel Zulham Arief menjelaskan bahwa saat ini, DPD I Golkar Sulsel sedang mengurus diskresi ke DPP.
Baca Juga : Temu Kader Golkar di Takalar, Muhidin Ingatkan Target Penambahan Kursi
“Insya Allah ada beberapa calon yang diberikan diskresi oleh DPP Partai Golkar untuk mencalonkan diri sebagai ketua DPD II,” kata Zulham.
Zulham belum mau berkomentar banyak soal siapa yang mendapat diskresi tersebut. Sebab diskresi itu masih ada di DPP. Ketua DPD I Golkar Sulsel, HM Taufan Pawe (TP) yang sudah sembuh dari Covid-19 tengah berada di Jakarta.
“Mengenai siapa saja yang diberikan diskresi tersebut. Insya Allah diketahui sepulang Pak TP dari Jakarta,” ujar Zulham.
Baca Juga : Struktur Pengurus Plt Rampung, Muhidin Akan Kunjungi Tiga Dapil Jelang Musda Golkar Sulsel
Dalam waktu dekat, Golkar Sulsel akan menggelar Musda untuk 24 DPD II kabupaten/kota. Bagi kandidat yang ingin maju namun tersandung syarat, bisa mendapatkan diskresi untuk bertarung.
Adapun mereka yang harus mendapat diskresi di Musda yakni kader yang belum satu periode menjadi pengurus di Golkar. Atau figur eksternal yang ingin juga maju di Musda Golkar.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar