Logo Sulselsatu

BPK Hentikan Opini WTP Pemprov Sulsel

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 28 Mei 2021 18:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan di provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memutuskan tidak memberi Opini Wajah Tanpa Pengecualin (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 WTP LKPD tahun 2020 kepada Pemprov Sulsel.

Wahyu menjelaskan hal tersebut berdasarkan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan informasi laporan keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern. LHP atas LKPD TA 2020 terdiri dari tiga laporan utama, yaitu LHP atas LKPD TA 2020, LHP atas Sistem Pengendalian Internal (SPI), dan LHP atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundangan-undangan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan TA 2020, BPK memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas LKPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan TA 2020.” kata Kepala Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Priyono usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sulsel, Jumat (28/05/2021).

Baca Juga : Terima Kunjungan BPK, Iksan Iskandar Minta OPD Siapkan Laporan Keuangan

Dengan begini, Capaian Opini Wajah Tanpa Pengecualin (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 Pemerintah Provinsi (Pemprov) secara berturut-turut akhirnya terhenti.

Wahyu mengaku, penambahan yang dilakukan di masa Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah tanpa melalui persetujuan dewan. Sehingga menyalahi aturan. Selain itu, hasil pemeriksaan BPK atas Efektivitas Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap menunjukkan adanya permasalahan yang dapat mempengaruhi efektivitas penyelenggaraan Samsat dalam rangka intensifikasi PKB dan BBNKB pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Jadi ada perubahan peraturan gubernur yang menambah. Jadi sebelumnya sudah bantuan ke daerah-daerah, sudah disetujui DPRD tapi kemudian ada penambahan lagi tapi tanpa melalui persetujuan DPRD. Itu sebesar 303 koma sekian miliar.” ungkapnya

Baca Juga : Wabup Wajo Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK

Selain itu, Wahyu mengaku, ada laporan kekurangan kas tekor per Desember 2020 Tiga Organisasi Perangkap Daerah (OPD), namun rupanya tidak sesuai keadaan yang dilaporkan kepada BPK.

“Saya kira ini juga karena ada penganggaran yang kurang melihat kemampuan. Istilahnya, pengen banyak pengeluaran tapi pendapatannya tidak mau.” jelasnya

Wahyu menambahkan faktor lain BPK menghentikan Opini WTP Pemprov Sulsel, Yakni, penerimaan pajak yang sudah di pungut oleh bendahara yang semestinya di stor ke kas negara tapi tidak di stor, malah digunakan untuk kegiatan lainnya yang tidak ada anggaran atau tidak sesuai ketentuan.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan, penurunan opini dari Badan Pemeriksaan Keuangan atas Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) BPK-RI Perwakilan Sulsel atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulsel Tahun Anggaran 2020, menjadi catatan penting bagi Pemprov Sulsel.

Pemprov Sulsel turun opini dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2019 menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 2020. Turunnya peringkat opini dari BPK ini, menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk kedepannya berbuat lebih baik lagi.

“Pemeriksaan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, ada pemeriksaan laporan keuangan dan juga pemeriksaan terhadap kinerja,” pungkasnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...