Logo Sulselsatu

Plt Gubernur Sulsel Launching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum PLN Mattoanging

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 10 Juni 2021 19:27

Plt Gubernur Sulsel Launching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum PLN Mattoanging

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melaunching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di PLN ULP Mattoanging Jalan Mongisidi, Kota Makassar, Kamis (10/6/2021).

Peresmian ini ditandai dengan pengisian daya pada mobil listrik yang dilakukan langsung oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman Sulaiman mengaku mendukung upaya KLBB (kendaraan listrik berbasis baterai). Apalagi hal ini sebagai wujud mendukung terobosan Presiden Joko Widodo dalam peralihan dari BBM menjadi kendaraan listrik.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Usulkan Pembangunan Stadion Mattoanging Program Prioritas Pemprov Sulsel

“Kita memiliki energi listrik yang besar. Ini yang harus kita jual. Bagaimana mengkonversi green energy, tidak bising, lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sponsored by MGID

Lebih lanjut, Sudirman Sulaiman mengaku mendorong hadirnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di titik lainnya.

“Dengan kehadiran kendaraan kistrik dengan power yang kuat, safe value bagus, ini jauh lebih hemat dan ramah lingkungan, namun memang investasi awal masih mahal. Namun kami harap, ada penyesuaian harga, sehingga masyarakat bisa menjangkau sehingga tertarik memiliki kendaraan listrik” ungkapnya

Baca Juga : Di Hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Danny Pomanto Sebut Untia Pelabuhan Potensial

Sudirman berharap, dengan adanya tempat khusus ini, tempat perbaikan kendaraan listrik juga dapat dihadirkan. “Sehingga proteksi safety dan jaminan maintenance dalam mensupportnya. Saya yakin, semakin canggih teknologi, maka akan semakin mudah,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid menyampaikan, bahwa hadirnya SPKLU ini terintegrasi dengan aplikasi Charge.IN. Dimana aplikasi ini untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik mengisi ulang baterainya. “Alhamdulillah, sekarang sudah hadir SPKLU yang menjadi pertama di Makassar, bahkan di Indonesia Timur,” ujarnya.

PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk mendukung terwujudnya era KLBB (kendaraan listrik berbasis baterai) di Indonesia. Bahkan data dari Samsat, tahun 2020 sudah ada, 43 kendaraan listrik di Sulsel.

Baca Juga : Kunker di Maros, Menparekraf Sandiaga Uno dan Atta Halilintar Saling Berbalas Pantun

“Kita berharap ini menjadi lifestyle baru yang lebih ramah lingkungan. Serta mendorong tambahan titik SPKLU, seperti di area publik lainnya. Diharapkan ekosistem kendaraan listrik dapat berkembang dan menjadi kebutuhan baru bagi masyarakat yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda menuturkan, bauwa ini sebagai bentuk melaksanakan program Pemerintah Pusat dalam terwujudnya kendaraan listrik berbasis baterai. Serta mendorong untuk pemanfaatan listrik, mengingat Sulsel over supply listrik.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi20 Juni 2021 20:23
Asmo Sulsel Beri Bantuan CSR Rp300 Juta ke Bupati Mamuju
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total Rp3...
Makassar20 Juni 2021 18:04
Muchlis Misbah Minta Pemkot Makassar Beri Perhatian Khusus ke Guru Mengaji
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Fraksi Hanura Muchlis A Misbah meminta kepada Pemerintah Kota Makassar agar bisa lebih peka lag...
OPD20 Juni 2021 14:56
Pemkot Sudah Siapkan Perda Bantuan Hukum Bagi Warga Miskin Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat Kota Makassar tak perlu khawatir jika menghadapi masalah hukum. Sebab, Pemkot Makassar memberikan bantuan ...
Sponsored by MGID
Sulsel20 Juni 2021 11:59
Pemkot-DPRD Parepare Sosialisasi Perda SPPD, Warga Usul Pagu Wilayah Ditambah Akomodir Anak dan Disabilitas
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali turun sosialisasikan Perda Nomor 2 Tah...