Logo Sulselsatu

Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin Ingin Perda Miras Direvisi

Asrul
Asrul

Minggu, 27 Juni 2021 21:07

Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin Ingin Perda Miras Direvisi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin NH melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) bersama konstituennya di Hotel Mercure, Makassar, Minggu (27/6/2021).

Perda yang disosialisasikan Politisi Partai Golkar itu, adalah Perda nomor 4 tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengadaan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Hadir sebagai narasumber, Iman Hud selaku Kasatpol PP Kota Makassar, Ahmad Fudhail Majid sebagai Dosen Fakultas MIPA UNM dan Nurhaldin sendiri selaku tuan rumah.

Baca Juga : DPRD Makassar Sebut Perumda Air Minum Butuh Kompetitor

Dalam kesempatan itu, Nurhaldin bercerita bahwa dia bersama koleganya di DPRD Makassar sudah berhasil melakukan penutupan usaha minuman beralkohol karena melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Sponsored by MGID

“Berkaca dari penutupan itu, akhirnya kita di DPRD bersama dengan Pemerintah Kota Makassar membuat aturan, agar biaya izin pembukaan usaha minuman beralkohol naik berkali-kali lipat, mulai dari golongan A, B sampai C,” ujar Nurhaldin.

Tingginya biaya izin ini kata Nurhaldin penting untuk memberi efek jera bagi para pelaku usaha agar taat aturan.

Baca Juga : Gagasan Isolasi Apung Walikota Makassar Diapresiasi Dewan

Eksekutif maupun legislatif kata Nurhaldin juga tak punya daya untuk melarang penjualan minuman beralkohol, sebab regulasi yang ada di Kota Makassar merujuk pada Undang-undang yang dibuat oleh pemerintah pusat.

“Jadi minuman beralkohol atau Miras tidak bisa kita larang, selain pendapatan asli daerah melalui pajak sangat tinggi juga undang-undang yang dibuat DPR RI bersama kementerian terkait tidak melarang, kita ini di Makassar hanya merujuk itu,” ungkapnya.

Meski begitu, putra Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid itu berharap agar Perda ini bisa dilakukan revisi.

Baca Juga : Dewan Makassar Prihatin TPI Rajawali Alami Pendangkalan

“Perda ini sudah enam tahun, dan saya kira perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian dalam hal pembatasan. Kita berharap paling tidak tahun depan bisa dilakukan revisi,” demikian Nurhaldin.

Sementara itu, Iman Hud mengatakan dalam bernegara diperlukan keteraturan, dalam berbagai sisi kehidupan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga : Dewan Makassar Prihatin TPI Rajawali Alami Pendangkalan

“Inilah tugasnya Perda ini hadir, kita tidak ingin ada orang yang semaunya saja pesta-pesta miras. Perlu diatur agar kegiatan mereka tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” tutur komandan penegak Perda ini.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Nasional24 Juli 2021 14:02
Sidak Apotek, Jokowi Langsung Telepon Menkes Usai Temukan 3 Obat Ini Kosong
SULSELSATU.com, Bogor - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/07/2021)....
Tokoh24 Juli 2021 13:37
Berkunjung ke Enrekang, Muslimin Bando Sambut Ketua Gelora Sulsel
SULSELSATU.com, ENREKANG – Ketua DPW Gelora Sulsel Syamsari Kitta melakukan safari politiknya ke Kabupaten Enrekang, Sabtu (24/7/2021). Dalam ku...
Politik24 Juli 2021 13:21
Soal Pilkada Takalar, Hengky Yasin: Saya Ikut Maunya Masyarakat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beberapa kandidat calon kepala daerah yang akan ikut berkontestasi di Pilkada Takalar 2024 perlahan mulai muncul, sal...
Sponsored by MGID
Kriminal24 Juli 2021 12:54
Satgas Nemangkawi Tangkap Anggota KKB Papua Penembak Tito Karnavian
SULSELSATU.com, Papua - Di tahun 2012 Usimin pernah menembaki rombongan Tito Karnavian saat Tito masih menjabat sebagai Kapolda Papua....