Logo Sulselsatu

Nurdin Abdullah Jalani Sidang Perdana, Ini Dakwaan Jaksa

Midkhal
Midkhal

Kamis, 22 Juli 2021 15:10

Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. (Foto: Jahir Majid)
Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. (Foto: Jahir Majid)

SULSELSATU.com, Makassar – Nurdin Abdullah akhirnya menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan suap perizinan proyek infrastruktur di lingkup Pemprov Sulsel. Dalam dakwaan Jaksa KPK, Asri, Gubernur Sulsel nonaktif itu didakwa menerima suap hingga Rp13 miliar.

Jaksa merinci, Nurdin Abdullah menerima suap dari Anggu Rp2,5 miliar dan 150 ribu Dollar Singapura (SGD) atau senilai Rp1 miliar 590 juta (kurs Dollar Singapura Rp 10.644).

Selain itu Nurdin juga menerima dari kontraktor lain senilai Rp6,5 miliar dan SGD 200 ribu atau senilai Rp2,1 miliar (kurs Dollar Singapura Rp 10.644).

Baca Juga : Siang Ini Nurdin Abdullah Jalani Sidang Vonis Kasus Suap di Pengadilan Tipikor Makassar

“Kalau kita total-total kurang lebih senilai Rp13 miliar,” papar Jaksa KPK Muhammad Asri, saat membacakan dakwaan, dalam persidangan yang digelar virtual, Kamis (22/7/2021).

Sponsored by MGID

Suap Rp13 miliar tersebut disebut jaksa diterima Nurdin dari sejumlah pengusaha, termasuk Agung Sucipto alias Anggu. Suap tersebut, lanjut jaksa, diterima Nurdin selaku Gubernur Sulsel. Sebagai imbalan setelah memberi proyek infrastruktur di Sulsel kepada sejumlah pengusaha.

“Terdakwa mengetahui atau patut menduga bahwa uang tersebut diberikan agar terdakwa selaku Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan memenangkan perusahaan Agung Sucipto dalam pelelangan proyek pekerjaan di Dinas PUTR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” lanjut Asri.

Baca Juga : Pengamat Sebut Tuntutan Pidana dan Denda Nurdin Abdullah Tidak Logis: Harusnya 12 Tahun Penjara

Dalam sidang ini, Nurdin Abdullah dan pengacaranya menghadiri sidang secara virtual dari Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

Selain dari Anggu, Nurdin Abdullah juga disebut menerima uang dari kontraktor lainnya. Dari beberapa kontraktor tersebut, Nurdin disebut total menerima uang sedikitnya Rp 6,5 miliar dan SGD 200 ribu.

“Bahwa perbuatan terdakwa menerima gratifikasi dalam bentuk uang yang seluruhnya berjumlah Rp6.587.600.000,00 (enam miliar lima ratus delapan puluh tujuh juta enam ratus ribu rupiah) dan SGD 200.000 (dua ratus ribu dollar Singapura),” kata Asri.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 November 2021 22:32
Pameran Kecantikan Ibex 2021 Tonjolkan Budaya Asli Pengantin Pria Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Internasional Indonesia Beauty Expo (Ibex) 2021 kembali digelar untuk keempat kalinya tahun ini. Ibex 2021 akan menon...
Makassar29 November 2021 20:27
Peringatan Hari Jadi Selayar Ke-416, Plt Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keuangan Rp 10 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan bantuan keuangan senilai Rp 10 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Sela...
Lifestyle29 November 2021 20:20
Baruga Drving Range Golf Kini Dilengkapi Cafe dan Gorufu Suki & BBQ
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Baruga Driving Range Golf kini makin lengkap dengan hadirnya Cafe dan Gofuru Suki & BBQ. Cafe ini bisa dikunjungi...
Sponsored by MGID
Ekonomi29 November 2021 19:20
Pegadaian Kanwil VI Makassar Resmikan Sekolah Emas Pertama di Bantaeng
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Makassar meresmikan Sekolah Emas pertama di wilayahnya. Sekolah Emas sendiri merupakan...