SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Hasanuddin Leo prihatin dengan kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rajawali.
Betapa tidak, pasalnya air yang berada di TPI tersebut mengalami pendangkalan.
“Para nelayan di sana menjadi enggan menyandarkan kapalnya karena takut karam dan berpotensi rusak,” kata Leo, Kamis (22/7/2021).
Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis
Tak hanya itu, akibat lain yang ditimbulkan kata dia ialah mereka semakin kesulitan dalam menyuplai ikan ke tempat pelelangan tersebut.
“Sehingga kapal-kapal yang ingin menyuplai ikan, tidak bisa,” tuturnya.
Legislator PAN itu mengatakan, kapal yang kerap bersandar di lokasi tersebut terpaksa menyandarkan kapalnya ke tempat lain. Akibatnya, operasional para nelayan juga semakin bertambah.
Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak
“Operasional yang semakin membengkak membuat para nelayan tak punya pilihan untuk menaikkan harga ikan dibanding sebelumnya,” kata Leo.
Olehnya itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar itu pun mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar untuk segera dilakukan pengerukan. Jika tidak, tentunya akan merugikan berbagai pihak.
“Kalau dilakukan jauh dari pelelangan ini, pasti operasionalnya meningkat. Hingga harga ikan akan naik pula. Apalagi di tengah pandemi ini,” tambahnya.
Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar
“Jadi telah disampaikan ke Dinas PU untuk segerap dikeruk. Semoga bisa cepat dilaksanakan dan aktivitas nelayan tidak memiliki hambatan lagi,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar