Logo Sulselsatu

Muhammad Fauzi Sebut Anggaran Pembangunan KA Maros-Barru Rp3 Triliun

Asrul
Asrul

Selasa, 12 Oktober 2021 14:33

Muhammad Fauzi Sebut Anggaran Pembangunan KA Maros-Barru Rp3 Triliun

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi menyebut anggaran pembangunan rel Kereta Api (KA) dari Kabupaten Maros sampai Barru sebanyak Rp3 triliun.

Anggaran tersebut bersumber dari APBN dengan rincian, Maros-Pangkep pembangunan rel sepanjang 30 kilometer, Pangkep-Barru juga 30 kilometer.

“Dari penjelasan Plt Dirjen Perkeretaapian rute Pangkep-Barru itu diresmikan tahun depan, sementara Pangkep-Maros tahun 2022,” kata Bang Fauzi sapaannya, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga : Pemilik Lahan Jalur Kereta Api Makassar Parepare Mengadu ke DPRD Sulsel

Dari penjelasan tersebut, Politisi Golkar itu optimisi pengerjaan rel KA Makassar-Pangkep akan selesai dan diresmikan sebelum periodenya di DPR RI habis.

Sponsored by MGID

“Tentu dengan melihat kondisi di lapangan, akan selesai sesuai dengan waktunya, kalau pun molor tidak akan lama. Karena seharusnya ini kan selesai tahun 2018,” ujar Bang Fauzi.

Dia pun berharap agar tahun 2022 tidak adalagi refokusing. Apabila hal itu dilakukan, maka tentu akan berdampak pada kelanjutan pembangunan rel KA tersebut.

Baca Juga : Abdul Hayat Harap Kereta Api Makassar – Parepare Beroperasi Tahun Depan

Sebelumnya diberitakan, warga pemilik lahan di Kabupaten Pangkep dan Maros masih ada yang belum diberikan ganti rugi atas tanah yang akan ditempati membangun rel kereta api. Mereka pun mengadukan hal tersebut ke DPRD Sulsel.

Perwakilan warga pemilik lahan Jamaluddin yang mengadu ke DPRD Sulsel menjelaskan bahwa, dilapangan masih ada ditemukan warga pemilik lahan yang belum menerima haknya justru dilakukan pembangunan, bahkan disertai dengan pengancaman oleh penegak hukum.

“Kami ini korban pak, kita selalu berusaha untuk bicara baik-baik. Mau buat pertemuan, tetapi tidak pernah terjadi, bupati, kepala balai dan sebagainya semuanya tidak mau berdialog dengan kami,” jelas Jamal.

Baca Juga : Pemprov Pastikan Proses Pembebasan Lahan Jalur Kereta Api di Maros Berjalan Lancar

Jamal pun bersama rekan-rekannya yang menjadi korban berencana akan ke Komnas HAM melaporkan hal tersebut, tidak hanya sampai disitu, mereka akan mencari keadilan dengan berbagai cara agar haknya bisa diberikan sesuai dengan kesepakatan warga dan pemerintah.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama26 Oktober 2021 19:30
VIDEO: Kapolres Nunukan Pukul Anak Buahnya, Dicopot Usai Videonya Viral
SULSELSATU.com – Seorang polisi memukul polisi di sebuah acara viral di media sosial. Polisi tersebut ternyata Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwa...
Makassar26 Oktober 2021 19:10
Danny Pomanto Hadiri Kegiatan Vaksinasi dan Baksos yang Digelar Alumni Akabri 90
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menghadiri kegiatan vaksinasi dan baksos yang diadakan serent...
Video26 Oktober 2021 18:16
Biadab! Pemuda Asal Bantaeng Bunuh Bapak, Ibu dan Saudara Kandungnya
SULSELSATU.com,Jeneponto – Akmal (29) pemuda asal Kelurahan Ereng-Ereng, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (26/10/...
Sponsored by MGID
Berita Utama26 Oktober 2021 17:42
Tak Dibelikan Rokok, Pemuda Asal Bantaeng Bunuh Bapak, Ibu dan Saudara Kandungnya
SULSELSATU.com,Bantaeng – Akmal (29) pemuda asal Kelurahan Ereng-Ereng, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (26/...