Logo Sulselsatu

Dukung Pemerintah Atasi Pandemi, Fakultas Farmasi Unhas Kembangkan Hand Sanitizer

Andi
Andi

Kamis, 18 November 2021 11:20

Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Farmasi mengembangkan Produk hand sanitizer. (Dok Humas Unhas)
Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Farmasi mengembangkan Produk hand sanitizer. (Dok Humas Unhas)

SULSELSATU.com – Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Farmasi mengembangkan sebuah produk-produk seperti hand sanitizer dan produk higienis lainnya untuk kebutuhan masyarakat khususnya di Kota Makassar di tengah pandemi COVID-19.

Pengembangan produk-produk higienis merupakan bentuk dukungan Universitas Hasanuddin kepada pemerintah untuk penanganan pandemi COVID-19.

Fakultas Farmasi melalui Centre of Excellence (CoE) adalah pusat pengembangan yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi untuk turut serta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

Salah satu produk dari CoE adalah hand sanitizer yang dikembangkan di Fakultas Farmasi, tersedia dalam bentuk sediaan gel dan spray dalam berbagai volume dan untuk produk-produk higienis lainnya juga saat ini mulai diproduksi seperti sabun cair dan desinfektan.

Meskipun produksi hand sanitizer dan produk higienis oleh Fakultas Farmasi saat ini mampu memproduksi 500 hingga 1.000 produk dalam sebulan, permintaan pasar masih sangat tinggi.

Oleh karena itu, saat ini Center of Excellence Fakultas Farmasi masih menargetkan penjualan ke rumah sakit-rumah sakit yang ada di sekitar Unhas.

Baca Juga : Pengumuman! Restrukturisasi Kredit Perbankan Penanganan Pandemi Covid-19 Berakhir

Ketua Tim Produksi hand sanitizer di Center of Excellence Fakultas Farmasi Unhas, apt. Sandra Aulia Mardikasari, mengatakan permintaan produk hand sanitizer sangat tinggi di tengah pandemi COVID-19. Himbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 menyebabkan hand sanitizer sangat dibutuhkan.

“Hand sanitizer yang kami produksi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan produk sanitasi yang saat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit,” ungkap apt. Sandra.

Mardikasari mengatakan saat ini produk hanya bisa melayani sekitar RS di Unhas. Kedepannya ia berharap dapat menjangkau pasar lebih luas khususnya pada masyarakat umum.

Baca Juga : PT Bumi Karsa Dirikan Posko Mudik, Bentuk Peduli Keselamatan dan Kenyamanan Para Pemudik

Wakil Dekan bidang Perencanaan, Keuangan dan Sumber Daya Fakultas Farmasi, Prof.Sartini mengatakan bahwa saat ini CoE Fakultas Farmasi Unhas belum memasarkan produknya ke masyarakat umum karena belum mendapat izin edar dari pemerintah. Namun upaya dan kebutuhan persyaratan izin telah dipersiapkan, kemudian diharapkan agar produk tersebut bisa didaftarkan agar segera dipasarkan kepada khalayak umum.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Warda
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...
Sulsel04 Mei 2026 20:14
Pemkot Parepare dan DPRD Sepakati Dua Ranperda Strategis, Fokus Industri dan Olahraga
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menghadiri rapat paripurna DPRD Parepare dengan agenda persetujuan bersama dua ranc...