Logo Sulselsatu

Bawaslu, Disdik dan Kemenag Sulsel Sepakat Teken Kerjasama Kepemiluan

Asrul
Asrul

Senin, 25 April 2022 21:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menandatangani naskah kerjasama Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Senin, (25/4/2022).

Naskah kerjasama langsung ditandatangani oleh masing-masing; Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Setiawan Aswad, dan Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni.

Hadir anggota Bawaslu Sulsel Amrayadi, Azry Yusuf, dan Kasek Bawaslu Sulsel Jalaluddin serta Kabag Pengawasan Nurawandatu.

Baca Juga : Ketua Bawaslu Sulsel Dorong Pengawasan Partisipatif Cegah Pelanggaran Pemilu Sejak Dini

Penandatanganan dilaksanakan pada acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada Pemilih Pemula dengan peserta utusan siswa SLTA dan Madrasah Aliyah se Kota Makassar.

HL Arumahi dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan kerjasama ini merupakan penguatan atas kerjasama Bawaslu Kabupaten/Kota dengan Kacab Diknas dan Kemenag Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan yang sudah berjalan selama ini.

Menurut Arumahi, beberapa tahun terakhir telah banyak kali melakukan sosialisasi pengawassn partisipatif bagi pemilih pemula dan Kemah Adyasta yang melibatkan siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah.

Baca Juga : Ketua Bawaslu Sulsel Sebut Pengawasan Pemilu Harus Libatkan Semua Pihak

Kadis Pendidikan Setiawan Aswad menyambut baik kerjasama ini. “Kedepan perlu peningkatan kapasitas dan wawasan para guru atau pengajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) oleh karena materi kepemiluan dalam buku ajar sangat terbatas,” tuturnya.

Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni, membuka ruang bagi Bawaslu untuk melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan siswa Madrasah Aliyah dan jajaran penyuluh agama di daerah.

Amrayadi yang menjadi narasumber diskusi menjelaskan, politik uang atau jual beli suara dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada dilarang oleh undang-undang dan sanksinya cukup berat.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Dorong Sinergi Penyelenggara untuk Perkuat Akurasi Data Pemilih

Politik uang kata mantan Ketua KPU Soppeng ini, telah mencederai demokrasi karena pemilih tidak lagi berdaulat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Oleh karena itu, pemilih pemula harus berani menolak politik uang karena menyebabkan pejabat terpilih korupsi uang rakyat dan merugikan rakyat,” jelas Amrayadi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 14:54
Rudianto Lallo Desak Kejati Bongkar Mafia Alsintan Rp243 Miliar, Gowa dan Takalar Jadi Sorotan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menuntaskan penyelidikan d...
Bisnis05 November 2026 14:45
Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda, Hemat Sampai Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program promo pembelian sepeda motor Honda sepanjang November 2026....
News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...