SULSELSATU.com, MAKASSAR – Untuk meningkatkan minat baca bukanlah satu perkara yang mudah, apalagi di dunia yang serba digital, informasi bertebaran begitu cepat dan mudahnya untuk diakses, bukan hanya itu dunia digital menyajikan informasi dengan bentuk visual yang jelas lebih menarik daripada menyajikan informasi dalam bentuk literasi, hal ini menambah tantangan tersendiri bagi Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar Tenri A Palallo menyikapi hal ini, ia menganggap bahwa masyarakat Kota Makassar harus memiliki minat baca yang tinggi sebab Kota Makassar adalah salah satu kota Dunia, dia berharap Masyarakat yang berada di kota dunia harus cerdas.
“Karena kita ini Kota Dunia, yang nyaman untuk semua, kalau sebut Kota Dunia berarti masyarakatnya harus smart, harus cerdas, salah satu memberi identitas bahwa orang itu cerdas kalau minat bacanya bagus,” ungkap Tenri dikutip youtube Bappeda Corner, Senin (20/6/2022).
Baca Juga : Kepala Bappeda Makassar Dampingi Sekda Hadiri Rakor Sinkronisasi Program LPNK
Namun ia menyayangkan minat baca masyarakat Kota Makassar masih jauh dari yang diharapkan.
“Minat baca kita itu di ret 53,47 sedangkan indeks literasi kita itu diangka 67,” lanjut Tenri.
Dari hasil tersebut bisa menunjukkan bahwa masyarakat Kota Makassar masih kurang minat bacanya.
Baca Juga : Hari Sumpah Pemuda, Bappeda Makassar Ajak Pemuda Aktif Merencanakan Masa Depan Kota
Kendati demikian masyarakat Kota Makassar masih memiliki keunggulan di dunia literasi, salah satunya bentuk pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap dunia literasi.
“Indeks layanan masyarakat kami diseluruh OPD Kota Makassar itu di hasil penelitan BALITBANDA (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah), kita di urutan pertama 80 sekian persen,” tutur Tendri.
Inilah bentuk keseriusan Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong masyarakat untuk meningkatkan minat baca sehingga Kota Makssar pantas disematkan sebagai Kota Dunia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar