SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Makassar mengggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak ADS Minisoccer dan Hanggar Tallasalapang, Rabu (29/6/2022) kemarin.
Dalam RDP tersebut, komisi A DPRD Makassar mengambil langkah tegas menutup sementara usaha tersebut untuk melenglapi dokumen izin yang belum dilengkapi.
“Selain ada laporan aksi goyang erotis. Hanggar Talassalapng ternyata izin IMB belum ada, jadi untuk mengurus kita minta tutup sementara selama 1 Minggu. Kami mau damai, tapi kalau mau keras-keras ayomi,” ujar Ketua Komisi A DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ).
Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis
Politisi PPP itu mengatakan, dari hasil RDP yang digelar, pihaknya merekomendasikan agar pihak Hanggar Tallasalapang untuk sementara ditutup (cooling down) selama tujuh hari ke depan.
“Masyarakat di Makassar mengecam kenapa ada aksi goyang-goyang seperti itu. Jadi kami cooling down,” katanya.
Kata dia, penutupan sementara yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak
Selain itu, ia juga memikirkan nasib para pengusaha-pengusaha yang berjualan di Food Court Hanggar itu. Karena mereka tidak tahu menahu persoalan tersebut.
“Ini bentuk pertanggungjawaban sosial kami. Saya rasa ini hal yang paling bijak,” jelasnya.
RTQ mengatakan, penutupan yang dilakukan selama tujuh hari ke depan juga terkait dengan perizinan yang dimiliki oleh Hanggar dan ADS Mini Soccer yang berdiri di atas satu lahan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar