Logo Sulselsatu

Beli Pertalite dan Solar Harus Daftar Pakai Aplikasi, Masyarakat: Susahnya Beli BBM

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 02 Juli 2022 18:35

Beli BBM Subsidi jenis Pertalite dan Solar harus melakukan pendaftaran dulu di aplikasi MyPertamina dan website subsidi tepat / Dokumen: Sri Wahyudi Astuti / Sulselsatu.com
Beli BBM Subsidi jenis Pertalite dan Solar harus melakukan pendaftaran dulu di aplikasi MyPertamina dan website subsidi tepat / Dokumen: Sri Wahyudi Astuti / Sulselsatu.com

SULSELSATU.com, MAKASSARPertamina menghadirkan aturan baru dalam pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar. Setiap masyarakat yang ingin membeli Pertalite dan Solar harus mendaftar terlebih dahulu di aplikasi MyPertamina.

Selain mendaftar di MyPertamina, konsumen juga bisa melakukan pendaftaran melalui website https://subsiditepat.mypertamina.id/. Dengan begitu, masyarakat akan mengetahui apakah mereka termasuk dalam kategori yang bisa membeli Pertalite dan Solar.

Menanggapi aturan baru tersebut, masyarakat yang ditemui secara acak merasa peraturan tersebut mempersulitkan masyarakat untuk beli bensin. Aturan ini dianggap sulit bagi masyarakat yang tidak memakai android atau tidak paham menggunakan teknologi saat ini.

Baca Juga : Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Hari Ini, Tembus Rp16.250 per Liter

Salah seorang warga Makassar yang ditemui Sulselsatau.com, Komang Ayu Budi Utami mengatakan aturan ini akan lebih mempersulit masyarakat. Apalagi menurutnya, tidak semua masyatakat yang beli BBM memakai ataupun paham pakai android.

“Sebenarnya aturan itu menyulitkan. Apalagi di Indonesia itu masyarakatnya beragam, berbeda usia dan karakter. Bagaimana dengan tukang bentor dan supir pete-pete yang tidak pakai android, apa solusi yang diberikan,” jelasnya, Jumat, (1/7/2022).

Komang juga mengakui tujuan dibalik aturan ini untuk membatasi pembelian BBM subsidi agar tepat sasaran adalah baik. Namun, ke depannya jika benar akan diterapkan di Sulawesi Selatan (Sulsel) harus diberikan solusi untuk masyarakat yang tidak punya atau tidak paham memakai android.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Pakai HVO untuk Operasional Alat Berat

“Kan untuk masyarakat miskin jadi tidak semua masyarakat miskin punya android jadi diberikan solusi. Bagaimana masyarakat kalau tidak punya android, jadi harus ada uji coba di lapangan untuk memperlihatkan seperti apa kalau beli bensin agar bisa paham,” katanya.

Hal senada juga diutarakan mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Sri Wahyuni mengatakan, beli BBM nanti akan makin sulit, karena tidak semua sekarang.

“Susahnya beli bensin. Ribet. Bagaimana kalau kita tidak ada kuota, terus bagaimana nanti prosesnya, harus ada sosialisasi dulu agar bisa paham,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...