Logo Sulselsatu

Pemakaman Makassar Penuh, Pemkot Siapkan Rp15 Milyar Untuk Lahan Baru di Moncongloe Maros

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 13 November 2022 10:08

Pemakaman di Makassar penuh (dokumen: internet)
Pemakaman di Makassar penuh (dokumen: internet)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemakaman di Kota Makassar sudah penuh. Dari tujuh lokasi pemakaman, hanya satu yang masih bisa membuka galian baru.

Lima lainnya hanya ditumpuk. Sementara itu, TPU Sudian meski masih ada galian baru, juga sudah diambang batas.

Pemakaman di Makassar meliputi Beroanging, Dadi, Maccini, Panaikang, Paropo, Pannara, Sudiang.

Baca Juga : Kualitas Udara di Makassar Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

“Satu bulan itu full mi. Saya sudah beberapa kali mengusulkan untuk ditambah lahan Pemakaman tetapi belum ada tindak lanjut,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar St Khadijah Amiruddin kepada wartawan.

Hal tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ambil tindakan untuk menyiapkan kawasan pemakaman baru di wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Sitti Khadijah Amiruddin menuturkan lahan seluas kurang lebih 10 hektare itu telah diajukan anggarannya ke Pokok 2023 mendatang.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026, Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

“Jadi letaknya di Moncongloe Maros, tepatnya di Dusun Tammu-Tammu,” tutur Sitti Khadijah.

Sitti Khadijah menjelaskan anggarannya masih dibicarakan, namun anggaran awal yang diajukan sebesar Rp15 milliar dan kemungkinan masih akan bertambah.

“Kemungkinan lebih tinggi, itu rencana di Pokok 2023 mendatang,” jelasnya.

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026 Fokus Bahas AI, Transformasi dan Sustainability

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli menuturkan, pembebasan lahan untuk pemakaman ini diusul untuk diajukan sebesar Rp23 milliar untuk tahun 2023 mendatang.

Itu sudah termasuk pembangunan drainase dan sejumlah kebutuhan lain untuk tempat pemakaman. Dia mengakui kondisi TPA di seluruh pemakaman sudah sangat memperihatinkan, makanya ini harus segera didorong.

“Kami minta ini di triwulan pertama, karena ini masuk program prioritas,” pungkasnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....