Logo Sulselsatu

Timnas Jerman Lakukan Aksi Tutup Mulut Saat Lawan Jepang, Kenapa?

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 24 November 2022 07:31

Jerman tutup mulut dengan tangan saat berfoto bersamasebelum melakukan pertandingan melawan Jepang (dokumen: istimewa)
Jerman tutup mulut dengan tangan saat berfoto bersamasebelum melakukan pertandingan melawan Jepang (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.comJerman menghadapi Jepang dalam laga pertama Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Qatar, Rabu (23/11/2022) malam.

Ada tingkah tak biasa yang dilakukan 11 pemain Die Nationalmannschaft itu saat berfoto jelang pertandingan dimulai.

Para starting XI Jerman yang terdiri dari Manuel Neuer, David Raum, Antonio Ruediger, Niklas Suele, Nico Schlotterbeck, Joshua Kimmich, Ilkay Guendogan, Jamal Musiala, Thomas Mueller, Serge Gnabry, dan Kai Havertz kompak tutup mulut dengan tangan. Apa makna dari aksi itu?

Baca Juga : Hotel di Makassar Ini Siapkan Nonton Bareng Piala Dunia Qatar 2022

Dikutip dari Reuters, para pemain Jerman tutup mulut mereka dengan tangan ada hubungannya dengan ancaman sanksi FIFA atas ban kapten “OneLove”. Sebelumnya, kapten Jerman Manuel Neuer ingin memakai ban kapten yang menyatakan dukungan terhadap LGBT itu, tetapi dilarang.

FIFA mengancam tujuh tim Eropa dengan sanksi jika mereka mengenakan ban kapten “OneLove”. Jadi, semua pemain Jerman mengambil bagian dalam gerakan di depan puluhan fotografer di lapangan menjelang sepak bola sebagai bentuk protes.

Aksi tutup mulut itu dilakukan Jerman saat foto bersama sebelum pertandingan melawan Jepang pada Grup E Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar.

Baca Juga : Bersama IOH Pelanggan Bisa Nonton Seluruh Pertandingan FIFA World Cup Qatar 2022, Bebas Nonton Kapan Saja

Dalam rilis yang dikeluarkan pada Sabtu (19/11/2022) lalu, FIFA telah menentukan sejumlah tema yang wajib dikenakan. Kurang lebih ada tujuh tema ban kapten yang bakal dikenakan para kontestan hingga partai puncak.

Hal ini dilakukan FIFA agar para kontestan melakukan ‘kampanye’ yang seragam. FIFA tidak ingin ada kontestan yang merasa superior dengan ‘kampanye’ yang dibawa.

Berikut sederet tema ban kapten yang wajib dikenakan kontestan Piala Dunia hingga babak final:
#FootballUnitesTheWorld (Babak grup, matchday pertama).
#SaveThePlanet (Babak grup, matchday kedua).
#ProtectChildren dan #ShareTheMeal (Babak grup, matchday ketiga).
#EducationForAll dan #FootballForSchools (Babak 16 besar).
#NoDiscrimination (Babak perempat final).
#BeActive dan #BringTheMove (Babak semifinal).
#Football Is Joy, Passion, Hope, Love and Peace – #FootballUnitesTheWorld (Babak final dan penentuan tempat ketiga).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi

 Komentar

 Terbaru

Video26 November 2022 19:24
VIDEO: Sejumlah Masjid Rusak, Warga Korban Gempa Cianjur Jumatan di Tengah Reruntuhan
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan pengungsi korban gempa Cianjur melaksanakan salat Jumat diantara reruntuhan bangunan. Warga melaksa...
Pendidikan26 November 2022 19:23
Finalis Academic Leader 2022, Rektor UNM Buktikan Sebagai Pemimpin Segudang Prestasi
SULSELSATU.com, JAKARTA – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Husain Syam, saat ini tengah mengikuti proses kegiatan Rektor Academic...
Video26 November 2022 17:40
VIDEO: Viral, Sekelompok Orang Rusak Banner Gereja Reformed Injili di Tenda Pengungsian Korban Gempa
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan sekelompok orang copot papan nama gereja Reformed Injili Indonesia untuk korban pengungsi gempa Cia...
News26 November 2022 16:14
Lewat Global IT Challengen (GITC) 2022, LG Berdayakan Generasi Muda Disabilitas
LG berdayakan anak muda disablitas...