Logo Sulselsatu

Lihat Boneka Badut di Jalan, Kabid Rehsos Minta Jangan Diberi Apapun

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 02 Desember 2022 17:21

Boneka badut yang kini kian ramai di jalan-jakan Kota Makassar (dokumen: istimewa).
Boneka badut yang kini kian ramai di jalan-jakan Kota Makassar (dokumen: istimewa).

SULSELSATU.com, MAKASSSARBoneka badut yang beraktivitas di jalan-jalan Kota Makassar seolah tak terbendung lagi. Parahnya, hampir setiap titik lampu merah ada boneka badut.

Ditanya mengenai hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar menyarankan kepada masyarakat untuk tidak memberikan hal apapun kepada badut jalanan tersebut.

“Tindak tegasnya kepada masyarakat, tolong untuk tidak memberi apapun kepada badut di jalan demi ketertiban bersama dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi (Kabid Rehsos) Andi Eldi Indra Malka, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar

Hal tersebut ditegaskan karena menurutnya semakin ramai masyarakat memberi pasti lebih banyak lagi boneka badut yang akan turun ke jalan.

“Walaupun pada kenyataannya ada yang senang memberi tip. Tapi, ada yang mengatakan itu mengganggu. Dari masyarakat itu juga beda-beda, keluar rumah ada uang kecil lantas memberi, tapi ada yang sudah mengerti bahwa jika tidak diberi uang maka para badut itu juga tidak diberi peluang,” sambung Eldi, sapaan karibnya.

Kabid Rehsos ini menceritakan awal badut-badut bermunculan di Kota Makassar nampak di pertengahan tahun 2022 tepatnya daerah Sungai Saddang.

Baca Juga : Maju Pilketos SMA Bosowa Makassar, Muqaddimal Mukrimin Siapkan Visi Misi Kembangkan Potensi Siswa

Pihaknya juga mengklaim telah melakukan penjaringan tiga sampai empat kali dalam seminggu, namun seiring waktu semakin bertambah boneka badut berkeliaran di jalan.

“Sampai sekarang kucing-kucingan juga dengan kita, mungkin dia tahu di mana kita beraktivitas, jadi kita harus lebih pintar dari dia dan hampir tiap hari kalau turun ke jalanan pasti ada kita dapat,” katanya.

Ia menambahkan di awal mula penjaringan badut, jika pertama kali terjaring maka pakaian badutnya akan dikembalikan tapi jika telah terjaring dua kali, atribut mereka tidak akan dikembalikan.

Baca Juga : Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan

“Tapi karena kian maraknya maka Dinsos Kota Makassar mengambil langkah konkret dengan tidak mengembalikannya. Kalau didapati anak-anak yang menjadi badut, kita tahan selama tiga hari, begitu pula yang dewasa. Kami lakukan pembinaan di Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) di Jalan Abdesir, dan sekarang telah ada 30 badut yang kami rehab,” jelasnya.

Masa rehab tersebut lanjut Eldi, diisi dengan materi jati diri anak, mental spritual, bimbingan, dan olahraga. Semua itu masuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar No. 2 tahun 2008 tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengamen di Kota Makassar.

Selain melakukan penjangkauan serta pendampingan, Dinsos Kota Makassar juga berupaya memberikan ruang tersendiri bagi para badut jalanan tersebut agar tidak mengganggu aktivitas warga.

Baca Juga : Lewat Kampanye Nasional A Sweet Affair, ARTOTEL Dine Gandeng Magnum Hadirkan Menu Spesial

“Kami sudah mau memberikan ruang, kami sudah menyampaikan apa sih yang bisa membantu kalian untuk bisa ada di suatu tempat, tapi kan ruang-ruang tersebut butuh izin dan sebagainya, tidak gampang kita meletakkannya di situ,” ucapnya.

“Artinya perlu banyak koordinasi sebelum kita melaksanakan apa yang menjadi dasar kebutuhan bagi mereka,” tambahnya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Muhammad Junaedi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...