SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menyiapkan jalur khusus untuk Moda Transportasi Commuter Metrmoda (Co’mo).
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, jalur khusus Co’Mo adalah salah satu alternatif yang akan dibuat jika bus mini ini sudah dapat beroperasi nantinya.
Hal ini akan dibahas lebih lanjut jika sudah ada pejabat definitif Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, karena itu menjadi salah satu tugas yang akan dilakukan nantinya.
Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD
“Tetapi pertama harus menyatukan jalur dulu. Nantilah kita lihat setelah siapa kepala dinas perhubungan. Nah itu salah satu tugasnya adalah izin Co’mo, persiapan 15 Co’mo itu,” kata Danny, Minggu (22/1/2023)
Termasuk akan menata traffic manajemen, nantinya sudah satu jalur.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar, Noorhaq Alamsyah mengatakan, total panjang jalur khusus yang akan disediakan 4,7 km.
Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan
Jalur Co’Mo juga akan terkoneksi dengan lorong wisata.
“Pengerjaan jalur khusus tersebut akan dikerjakan menyasar empat jalan, di antaranya jalan Arif Rate, Penghibur, Ahmad Yani dan Sudirman,” katanya.
Mengingat beberapa jalur itu adalah milik provinsi, maka rencana Pemkot Makassar akan berkoordinasi lebih dulu dengan Pemprov Sulsel sebelum pembangunan dilakukan.
Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025
Noorhaq mengatakan, kendaraan berbasis Electric Vehicle (EV) ini harus memiliki jalur khusus, seperti Trans Jakarta, tidak boleh bercampur dengan kendaraan lainnya.
Untuk jangka panjang pengembangan akan dilakukan dengan menyasar sejumlah jalan-jalan strategis di jantung-jantung kota, khususnya kawasan-kawasan wisata.
“Jadi memang harus didesain khusus, supaya jalurnya pun lancar, sama kayak busway di Jakarta, harusnya tidak ada pengguna jalan lain yang bisa pakai,” katanya.
Baca Juga : Munafri Bahas Kerjasama dengan Yokohama, Kawasaki, iForcom dan Nippon Koei Urban Space
Ini merupakan komitmen kota dalam mendukung moda transportasi bersih ini juga sudah sesuai dengan harapan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dalam mendorong program Sombere and Smart City.
“Jadi kita dukung sama-sama program ini,” ujarnya.
Diketahui, Pemkot Makassar mulai merancang 15 Unit kendaraan Co’mo. Saat ini Pemkot masih menunggu izin administrasi seperti, izin perusahaan, izin industri, juga laik jalannya.
Baca Juga : DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Perkuat Kebijakan Berbasis Aspirasi Lapangan
Ditarget akan mulai dioperasikan pada Juni-Juli mendatang.
(*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar