Logo Sulselsatu

Sanusi Ramadhan Pecat Aris Pangerang Sebagai Ketua Perindo Makassar

Asrul
Asrul

Senin, 10 Juli 2023 14:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Sulsel mengganti Ketua DPD Partai Perindo Makassar, Aris Pangerang setelah diduga jual beli nomor urut terhadap Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Ketua Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan mengatakan jika pihaknya sudah mengganti Aris Pangerang bersama sekretaris dan bendaharanya baru-baru ini.

“Kalau pergantian itu hal biasa, tapi di partai ada etika dan moral,” kata dia saat dikonfirmasi, Senin (10/7/2023).

Baca Juga : Angela Tanoesoedibjo Dijadwalkan Lantik Pengurus Perindo Sulsel Awal Februari

Soal jual nomor urut kata dia, tidak ingin menjadikan hal utama tapi pihaknya di tingkat Provinsi tidak menginginkan menjadi imbas kepada 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang akan bertarung pada Pemilu 2024.

“Kita tidak jadikan itu (jual beli nomor urut masalah paling utama), karena bagi saya perlu ada bukti tapi cuma indikasi saja dan imbasnya bisa meluas, jadi DPW ambil alih pemberkasan Bacaleg Makassar,” bebernya.

Sanusi menyebutkan di internal Perindo tidak ada jual beli nomor urut dan pihaknya menentukan nomor urut sesuai kekuatan Bacaleg mereka.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Kantongi Rekomendasi Perindo

Namun setelah MK memutuskan pemilu sistem terbuka seluruh Bacaleg menerimanya nomor mana saja.

Aris Pangerang, dengan tegas membantah jika melakukan jual beli nomor urut. Dirinya menjelaskan, Perindo menentukan nomor urut berdasarkan potensi keterpilihan calon anggota legislatif.

Sebagai contoh, ia memberikan nomor urut 1 kepada seorang dokter yang juga eks wakil bupati, yang merupakan mantan anggota partai lain bergabung dengan Perindo.

Baca Juga : Kalfin Alloto’dang Harap Kejuaraan Open Turnament Tamarunang Cup 2024 Lahirkan Atlet Beprestasi

Calon tersebut merupakan seorang ahli bedah dan telah memperlihatkan data bahwa ia memiliki sekitar 4 ribu pasien tetap. “Jadi kita liat itu potensi,” terang Aris.

Dia juga menekankan bahwa tidak ada aturan bahwa petahana harus diprioritaskan.

“Kalau mengacu anggaran dasar dan petunjuk pelaksanaan rekrutmen caleg, tidak ada aturan incumbent harus prioritas. Jadi semata-mata melihat kapasitas,” ungkap dia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga29 Juni 2026 09:32
Ketua Gerindra Sulsel Iwan Aras Prediksi Brasil Melaju hingga Final Piala Dunia 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Atmosfer Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah turnamen memasuki fase gugur 32 besar. Antusiasme tidak hanya datan...
OPD29 Juni 2026 09:20
Andi Tenri Indah Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fokus Pengawasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, mengajak masyarakat untuk mengambil peran lebih akti...
Politik29 Juni 2026 09:09
Ashabul Kahfi Tantang PAN Maros Tambah Kursi DPRD Dua Kali Lipat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu Legislatif 2029 de...
OPD29 Juni 2026 08:27
Lukman B Kady Tampung Aspirasi Warga Pallangga dalam Agenda Pengawasan APBD
SULSELSATU.com, GOWA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golkar, Lukman B Kady, melaksanakan kegiatan pengawasan pelaksa...